JurnalLugas.Com — Produsen otomotif Korea Selatan, Kia, mengumumkan penarikan kembali (recall) besar-besaran terhadap 250.547 unit sedan K5 di Amerika Serikat setelah ditemukan adanya potensi risiko tangki bahan bakar meleleh hingga memicu kebakaran. Temuan ini memicu perhatian publik karena menyangkut keselamatan pengguna kendaraan keluarga populer tersebut.
Pengumuman recall disampaikan pada Minggu, 23 November 2025 melalui dokumen resmi yang diajukan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sumber masalah berkaitan dengan kerusakan komponen purge control check valve pada sistem bahan bakar.
Masalah Teknis: Tekanan Udara Masuk ke Tangki Bahan Bakar
Pada sejumlah unit K5, terjadi alur tekanan udara dari intake manifold yang mengalir balik ke tangki bahan bakar. Kondisi ini menyebabkan tangki mengembang tidak semestinya, hingga berpotensi menyentuh bagian knalpot dan meleleh akibat suhu tinggi.
Kia mengakui indikasi awal muncul ketika perusahaan menerima laporan konsumen mengenai bau bahan bakar menyengat hingga kebocoran. Setelah dilakukan investigasi mendalam, teknisi menemukan kerusakan check valve yang memungkinkan tekanan menumpuk di dalam tangki.
Seorang petugas teknis Kia yang enggan disebut namanya menyatakan, “Investigasi internal menunjukkan bahwa akumulasi tekanan menjadi pemicu utama deformasi tangki, sehingga tindakan recall harus segera dilakukan sebagai langkah pencegahan.”
Daftar Model yang Terdampak
Program recall ini mencakup:Model Tahun Produksi Lokasi Produksi Keterangan Kia K5 2021–2024 Pabrik Kia Georgia, AS Hanya varian mesin 1.6L T-GDI turbo
Sementara itu, model Kia K5 bermesin 2.5 liter dipastikan tidak terdampak karena memakai konfigurasi sistem bahan bakar berbeda.
Belum Ada Kasus Cedera, Pemilik Diminta Tetap Tenang
Dalam pernyataan resminya, Kia menegaskan belum menerima laporan cedera maupun kecelakaan terkait masalah ini. Pemilik kendaraan masih diperbolehkan mengoperasikan mobil mereka sembari menunggu proses perbaikan.
Seorang juru bicara Kia menyampaikan, “Keamanan konsumen tetap menjadi prioritas. Kami bertindak proaktif untuk memastikan seluruh unit yang terdampak mendapatkan penanganan cepat dan menyeluruh.”
Proses Perbaikan Dimulai Awal Tahun Depan
Kia dijadwalkan mengirimkan surat pemberitahuan recall kepada pemilik kendaraan mulai Januari 2026. Setelah menerima surat tersebut, pemilik dapat melakukan penjadwalan kunjungan ke diler resmi untuk pemeriksaan.
Skema penanganan recall:
- Pemeriksaan menyeluruh pada tangki bahan bakar
- Penggantian tangki jika ditemukan kerusakan
- Penggantian check valve bahkan bila tangki tidak rusak
Langkah ini dipastikan bertujuan mencegah risiko kebocoran dan potensi kebakaran di masa mendatang.
Recall Kia K5 menjadi pengingat pentingnya kontrol kualitas sistem bahan bakar pada kendaraan modern. Upaya responsif Kia dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga keselamatan pengguna sekaligus reputasi perusahaan.
Perkembangan terbaru mengenai recall dan dunia otomotif dapat dipantau di: https://JurnalLugas.com






