Awal Tahun Harga Pangan Bergejolak! Cabai Tembus Ugal-ugalan

JurnalLugas.Com – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Indonesia menunjukkan tren fluktuatif di awal tahun. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang berada di bawah pengelolaan Bank Indonesia mencatat, harga cabai rawit merah pada 1 Januari 2026 menembus angka Rp70.500 per kilogram di tingkat pedagang eceran nasional.

Data PIHPS yang dirilis pada Kamis, 1 Januari 2025 pukul 10.10 WIB juga menunjukkan pergerakan harga signifikan pada komoditas pangan pokok lainnya. Bawang merah tercatat berada di kisaran Rp53.900 per kg, sementara bawang putih dijual dengan harga rata-rata Rp42.350 per kg.

Bacaan Lainnya

Untuk komoditas beras, harga masih bervariasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I dipatok Rp14.200 per kg dan kualitas bawah II Rp14.950 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I berada di angka Rp16.350 per kg, disusul medium II Rp16.200 per kg. Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.250 per kg dan super II Rp16.750 per kg.

Baca Juga  Update Harga Pangan PIHPS Bawang Merah Cabai dan Beras Fluktuasi

Pada sektor hortikultura, harga cabai juga menunjukkan perbedaan mencolok. Cabai merah besar tercatat Rp48.850 per kg, cabai merah keriting Rp56.400 per kg, sedangkan cabai rawit hijau berada di level Rp47.850 per kg. Lonjakan harga cabai rawit merah menjadi perhatian utama karena kerap memicu inflasi pangan di berbagai daerah.

Komoditas protein hewani pun tak luput dari sorotan. Harga daging ayam ras berada di kisaran Rp42.350 per kg. Untuk daging sapi, kualitas I tercatat Rp142.150 per kg, sedangkan kualitas II berada di angka Rp131.400 per kg.

Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp21.500 per kg, dan gula pasir lokal Rp18.650 per kg. Pada sektor minyak goreng, harga minyak curah berada di level Rp20.050 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp23.250 per liter, serta kemasan bermerek II Rp22.050 per liter.

Baca Juga  Harga Pangan Nasional Bergerak Dinamis Sejumlah Komoditas Turun

PIHPS juga mencatat harga telur ayam ras yang berada di kisaran Rp33.850 per kg. Sejumlah pengamat menilai, dinamika harga pangan di awal tahun ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, serta permintaan musiman pasca-libur panjang.

Pemerintah dan Bank Indonesia terus memantau perkembangan harga pangan strategis guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat, khususnya menghadapi potensi tekanan inflasi di awal tahun.

Baca berita ekonomi dan harga pangan terkini lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait