Teheran, “Trump Akan Dapat Pelajaran Tak Terlupakan” Jika Serang Iran

JurnalLugas.Com – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memuncak. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa Iran siap memberikan “pelajaran yang tak terlupakan” jika Washington memutuskan menyerang negara tersebut.

“Para pembela Iran akan memberi anda pelajaran yang tak terlupakan. Kemarilah dan lihat bagaimana semua kekuatan anda di Timur Tengah hancur,” ujar Ghalibaf dalam pernyataannya, Senin (12/1).

Bacaan Lainnya

Ancaman ini muncul setelah Trump sebelumnya menyatakan kesiapannya mendukung serangan baru terhadap Iran apabila Teheran melanjutkan program rudal dan nuklirnya. Selain itu, Trump juga menegaskan akan campur tangan jika pengunjuk rasa Iran dibunuh, mengaku siap memberikan bantuan kepada rakyat Iran.

Baca Juga  AS Grebek Kapal Tanker Raksasa Venezuela, Muatan USD 78 Juta Disita, Keluarga Maduro Kena Sanksi

Gelombang protes yang melanda Iran sejak Desember 2025 menjadi latar belakang ketegangan ini. Inflasi yang melonjak akibat pelemahan mata uang rial memicu kemarahan publik. Banyak pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga kebutuhan pokok dan ketidakstabilan ekonomi.

Di tengah demonstrasi, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin mengundurkan diri, sementara pemerintah menanggapi eskalasi protes dengan memblokir akses internet sejak 8 Januari. Aktivitas demonstrasi pun memuncak setelah seruan dari Reza Pahlavi, anak dari Shah Iran yang digulingkan pada 1979.

Bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan dilaporkan terjadi di beberapa kota, menimbulkan korban jiwa baik dari pihak kepolisian maupun demonstran. Namun, otoritas Iran menyebut situasi mulai berangsur terkendali pada Senin (12/1).

Baca Juga  Mantan Pejabat Trump Bongkar Ketegangan AS-Israel soal Nuklir Iran

Ketegangan politik dan sosial ini menandai salah satu momen paling krusial dalam hubungan AS-Iran belakangan ini. Banyak analis menekankan bahwa respons Teheran terhadap ancaman eksternal akan menjadi penentu stabilitas regional di Timur Tengah.

Sumber berita dan analisis lebih lengkap dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait