TOBA Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Kupon hingga 8,65 Persen dan Peringkat idA

JurnalLugas.Com — PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) kembali memperkuat struktur pendanaannya dengan menerbitkan surat utang senilai Rp500 miliar. Penerbitan ini merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan I dengan total target penghimpunan dana mencapai Rp800 miliar.

Langkah tersebut melanjutkan realisasi tahap awal yang sebelumnya telah diterbitkan sebesar Rp125 miliar. Strategi pendanaan ini menegaskan komitmen TOBA dalam menjaga kesinambungan pembiayaan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan liabilitas perusahaan.

Bacaan Lainnya

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Kamis (15/1/2026), manajemen TOBA menjelaskan bahwa obligasi diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat. Adapun Sertifikat Jumbo Obligasi akan diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Obligasi ditawarkan dengan harga 100 persen dari nilai pokok pada tanggal emisi.

Baca Juga  TBS Energi Terbitkan Obligasi Rp150 Miliar Danai Ekspansi Limbah Medis dan Lunasi Utang

Pada tahap akhir penerbitan ini, TOBA membagi obligasi ke dalam tiga seri. Seri A diterbitkan senilai Rp100 miliar dengan tenor tiga tahun dan tingkat kupon 7,25 persen per tahun. Seri B memiliki nilai Rp175 miliar dengan tenor lima tahun serta kupon 8 persen per tahun. Sementara itu, Seri C diterbitkan sebesar Rp225 miliar dengan tenor tujuh tahun dan menawarkan kupon paling tinggi, yakni 8,65 persen per tahun.

Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 22 April 2026. Adapun jatuh tempo masing-masing seri ditetapkan pada 22 Januari 2029 untuk Seri A, 22 Januari 2031 untuk Seri B, dan 22 Januari 2033 untuk Seri C.

Manajemen TOBA menyampaikan bahwa dana hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan secara terukur. Sebesar Rp400,93 miliar digunakan untuk melunasi sebagian pokok Obligasi I TBS Energi Utama Tahun 2023 Seri A. Sementara sisa dana sekitar Rp46,39 miliar akan disalurkan sebagai setoran modal kepada PT Trisensa Mineral Utama (TMU), anak usaha yang dimiliki TOBA sebesar 99,99 persen secara langsung.

Baca Juga  Bareskrim Segera Umumkan Tersangka Banjir Sumut, Kayu PT TBS dan Alat Berat Jadi Bukti Kunci

Dari sisi risiko kredit, obligasi ini memperoleh peringkat idA (single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut mencerminkan kapasitas TOBA yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang, dengan periode pemeringkatan berlaku dari 16 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026.

Penerbitan obligasi ini dinilai menjadi bagian dari strategi korporasi TOBA dalam menjaga fleksibilitas pendanaan sekaligus mendukung rencana bisnis jangka menengah perusahaan, seiring dinamika sektor energi yang terus berkembang.

Kunjungi selengkapnya di: https://jurnalluguas.com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait