JurnalLugas.Com — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) kembali memperkuat struktur pendanaannya. Emiten energi terintegrasi ini memperoleh fasilitas kredit senilai Rp800 miliar dari PT Bank ICBC Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk mendukung belanja modal hingga kebutuhan pendanaan umum perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (4/2/2026), perjanjian kredit tersebut resmi ditandatangani pada 4 Februari 2026. Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor selama 60 bulan yang dihitung sejak tanggal pencairan pertama.
Manajemen Medco Energi menjelaskan bahwa dana hasil pinjaman akan dialokasikan untuk membiayai capital expenditure (capex) serta mendukung kebutuhan pendanaan korporasi lainnya. Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi perusahaan dalam menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus menopang keberlanjutan operasional bisnis di tengah dinamika industri energi.
Perseroan menegaskan, perolehan fasilitas kredit dari ICBC Indonesia tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan. Dengan struktur pembiayaan yang terukur, Medco Energi optimistis dapat menjaga stabilitas kinerja keuangan.
Sebelumnya, MEDC juga tercatat aktif memperkuat pengembangan usaha melalui dukungan pendanaan kepada sejumlah entitas anak. Total suntikan modal yang dikucurkan mencapai USD144.839 atau setara sekitar Rp2,42 miliar dengan asumsi kurs Rp16.725 per dolar AS.
Dukungan tersebut dituangkan dalam perjanjian dukungan bisnis kepada beberapa anak perusahaan, antara lain PT Mitra Energi Pelayaran (MEP) senilai USD46.752, PT Satria Raksa Buminusa (SRB) sebesar USD49.313, PT Exspan Petrogas Intranusa (EPI) senilai USD41.581, serta PT Mitra Energi Gas Sumatera (MEGS) dengan nilai USD7.193.
Keempat perusahaan tersebut merupakan entitas anak yang seluruh sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh Medco Energi. Melalui langkah ini, perseroan menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat sinergi grup usaha serta mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Baca berita ekonomi dan korporasi terkini lainnya di
https://jurnallugas.com






