JurnalLugas.Com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja perekonomian Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5,11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mencerminkan ketahanan ekonomi di tengah dinamika global yang masih berfluktuasi.
Berdasarkan data BPS, produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) sepanjang 2025 mencapai Rp13.580,5 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level Rp12.920,5 triliun, menandakan adanya ekspansi aktivitas ekonomi riil di berbagai sektor.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa selain pertumbuhan secara riil, nilai ekonomi Indonesia juga tercermin dari besaran PDB atas dasar harga berlaku. Sepanjang 2025, PDB ADHB tercatat sebesar Rp23.821,1 triliun, menunjukkan besarnya nilai transaksi ekonomi nasional selama satu tahun penuh.
Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, belanja pemerintah yang terjaga, serta kontribusi sektor industri pengolahan dan jasa yang terus meningkat. Stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat turut berperan menjaga laju pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas 5 persen.
Capaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi stabil di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah pun diharapkan dapat terus menjaga momentum ini melalui kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif, sekaligus memperkuat sektor produktif untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Dengan kinerja ekonomi yang solid sepanjang 2025, optimisme terhadap prospek ekonomi nasional pada 2026 semakin menguat, seiring upaya pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Baca berita ekonomi dan nasional lainnya hanya di
https://JurnalLugas.Com






