Geely Galaxy Starshine 6 Versi Terbaru Hadir Baterai Lebih Besar, Klaim Jarak Tempuh Tembus 170 Km

JurnalLugas.Com — Produsen otomotif asal Tiongkok, Geely, kembali memperkuat lini kendaraan ramah lingkungannya melalui pembaruan sedan plug-in hybrid Geely Galaxy Starshine 6 versi terbaru. Model ini dikabarkan masih mempertahankan konfigurasi mesin lama, tetapi membawa peningkatan signifikan pada sektor baterai demi efisiensi dan daya jelajah yang lebih optimal.

Baterai Lebih Besar, Jarak Tempuh Listrik Meningkat

Secara teknis, Galaxy Starshine 6 terbaru tetap mengusung mesin 1,5 liter naturally aspirated dengan tenaga maksimum mencapai 82 kW atau setara 110 hp. Namun, peningkatan utama terletak pada penggunaan paket baterai berkapasitas 28,3 kWh.

Bacaan Lainnya

Berkat pembaruan tersebut, sedan plug-in hybrid ini diklaim mampu melaju hingga 170 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar uji CLTC. Angka ini meningkat sekitar 45 kilometer dibandingkan model sebelumnya.

Seorang sumber internal yang mengetahui pengembangan model ini menyebutkan bahwa fokus utama peningkatan dilakukan pada efisiensi mobilitas harian berbasis listrik tanpa mengorbankan performa mesin konvensional.

Baca Juga  VinFast VF 6 Resmi Meluncur Harga Spesifikasi dan Fitur Canggih SUV Listrik Asal Vietnam

Dimensi dan Desain Tetap Dipertahankan

Dari sisi dimensi, model anyar ini tidak mengalami perubahan. Kendaraan tetap memiliki ukuran:

  • Panjang: 4.806 mm
  • Lebar: 1.886 mm
  • Tinggi: 1.490 mm
  • Jarak sumbu roda: 2.756 mm
  • Berat kosong: 1.625 kg

Untuk tampilan luar, desain eksterior masih identik dengan versi sebelumnya. Bagian depan mempertahankan gril trapesium beraksen krom, sementara sisi samping tetap menggunakan gagang pintu konvensional. Pada bagian belakang, lampu model tembus (through-type taillight) masih menjadi ciri khas desain.

Sistem Hybrid EM-i NordThor 2.0 Masih Jadi Andalan

Tenaga kendaraan tetap bersumber dari sistem plug-in hybrid yang terintegrasi dalam platform EM-i NordThor Hybrid 2.0. Sistem ini sebelumnya mengombinasikan mesin 82 kW dengan motor listrik depan bertenaga 120 kW (161 hp) yang disandingkan dengan transmisi E-DHT.

Sebagai pembanding, model Galaxy Starshine 6 yang saat ini dipasarkan menawarkan dua opsi baterai lithium besi fosfat:

  • 8,5 kWh dengan jarak tempuh listrik 60 km
  • 17 kWh dengan jarak tempuh listrik 125 km

Detail lengkap terkait spesifikasi motor listrik pada versi terbaru hingga kini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak pabrikan.

Baca Juga  IMAS Naikkan Capex 62% di 2025 Produksi Mobil Listrik dan Model Baru Mulai April

Harga Kompetitif dan Penjualan Awal Positif

Di pasar domestik, Galaxy Starshine 6 tersedia dalam tujuh varian dengan rentang harga antara 74.800 hingga 105.800 yuan, atau setara sekitar Rp182 juta hingga Rp258 juta.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025, penjualan model ini menunjukkan tren positif. Distribusi awal mencatatkan 1.532 unit terjual pada bulan pertama, meningkat menjadi 6.433 unit pada November dan mencapai 8.708 unit pada Desember.

Menariknya, otoritas Tiongkok juga telah mengungkap versi plug-in hybrid berbasis metanol dari Galaxy Starshine 6 pada awal Februari lalu. Varian tersebut menggunakan mesin 1,5 liter dengan tenaga maksimum 93 kW (125 hp) serta didukung baterai lithium besi fosfat.

Untuk informasi otomotif terbaru lainnya, kunjungi: https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait