Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy CEO, Ini Misi Besarnya

JurnalLugas.Com – Capital A Berhad resmi menunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy Chief Executive Officer (Deputy CEO) yang efektif mulai 6 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperkuat struktur kepemimpinan dan mempercepat fase pertumbuhan bisnis ke depan.

Penunjukan ini datang di tengah transformasi besar Capital A pasca divestasi bisnis penerbangan kepada AirAsia X Berhad pada Januari 2026. Kini, perusahaan fokus mengembangkan ekosistem digital dan layanan terintegrasi yang lebih luas di kawasan Asia.

Bacaan Lainnya

CEO Capital A, Tony Fernandes, menegaskan bahwa Effendy adalah sosok dengan pengalaman kuat dan pemahaman mendalam tentang pengembangan ekosistem bisnis.

“Kami melihat Effendy sebagai pemimpin dengan rekam jejak solid. Ia mampu menciptakan nilai dari ekosistem sekaligus menyatukan tim untuk menghasilkan kinerja nyata,” ujar Tony dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan, perusahaan kini ingin bergerak lebih cepat dengan dukungan inovasi digital, dan kehadiran Effendy dinilai tepat untuk membawa perspektif strategis yang dibutuhkan.

Fokus Baru Capital A di Era Digital

Setelah melepas lini penerbangan, Capital A kini mengarahkan fokus pada sejumlah bisnis inti berbasis teknologi dan layanan, antara lain:

Baca Juga  Tony Fernandes Umumkan Ekspansi Besar AirAsia di Indonesia, Ratusan Pesawat Baru Siap Take-off
  • Asia Digital Engineering (MRO)
  • Teleport (logistik digital)
  • AirAsia MOVE (platform mobilitas & perjalanan)
  • AirAsia Next (manajemen brand & IP)
  • Santan (F&B)

Dengan struktur baru ini, perusahaan menargetkan integrasi layanan yang lebih kuat antar unit bisnis guna menciptakan ekosistem digital yang saling terhubung.

Tony menekankan bahwa peran Effendy akan krusial dalam memperkuat pengambilan keputusan strategis serta memastikan orkestrasi bisnis berjalan efektif.

Ambisi Ekspansi dan Penguatan Eksekusi

Effendy sendiri menyambut peran barunya dengan optimisme tinggi. Ia menyatakan siap bekerja lintas entitas untuk memaksimalkan potensi bisnis yang ada.

“Saya ingin kembali berada dalam fase pembelajaran dan bekerja erat dengan seluruh tim untuk mengembangkan potensi ekosistem ini,” ujarnya singkat.

Ia juga menyoroti rencananya membawa pengalaman dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan proposisi baru yang relevan bagi grup, khususnya dalam pengembangan vertikal bisnis berbasis digital.

Rekam Jejak Kuat di Perbankan dan Digital

Effendy dikenal sebagai eksekutif berpengalaman dengan lebih dari dua dekade kiprah di sektor keuangan regional. Selama 21 tahun di CIMB Group, ia memimpin berbagai inisiatif strategis, mulai dari pengembangan ritel regional hingga transformasi digital banking.

Baca Juga  AirAsia Rencanakan Ekspansi Armada dan Kolaborasi Strategis di Indonesia

Salah satu pencapaiannya adalah mendorong transformasi platform pembayaran digital Touch ‘n Go melalui kolaborasi dengan Ant Group, yang kini menjadi salah satu ekosistem pembayaran terdepan di kawasan.

Kariernya juga mencakup pengalaman di bidang investment banking dengan fokus pada merger, akuisisi, dan ekspansi bisnis—modal penting untuk mempercepat pertumbuhan Capital A ke depan.

Momentum Penting Menuju Fase Baru

Penunjukan Effendy menjadi sinyal kuat bahwa Capital A tengah memasuki fase transformasi lanjutan. Dengan kombinasi ekosistem digital, logistik, dan layanan konsumen, perusahaan berambisi memperluas jangkauan regional sekaligus memperkuat daya saing di era ekonomi digital.

Langkah ini juga mempertegas arah baru Capital A sebagai perusahaan berbasis teknologi dan layanan, bukan lagi sekadar grup penerbangan.

Untuk informasi menarik lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

(ED)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait