JurnalLugas.Com — Industri smartphone kembali dipanaskan oleh langkah agresif Vivo yang bersiap merilis perangkat terbaru dari lini T Series. Kali ini, Vivo T5 Pro hadir membawa pendekatan berbeda: menggabungkan baterai berkapasitas ekstrem dengan desain yang tetap ramping sebuah kombinasi yang selama ini sulit diwujudkan di pasar ponsel kelas menengah.
Dalam pengumuman awalnya, Vivo menyebut T5 Pro sebagai ponsel paling tipis di kelasnya yang mengusung baterai jumbo 9.020 mAh. Klaim ini menandai perubahan strategi produsen dalam menjawab kebutuhan pengguna modern yang semakin bergantung pada daya tahan perangkat, khususnya untuk aktivitas gaming, streaming, dan produktivitas harian.
Seorang pengamat industri mobile Asia, dalam keterangannya, menilai pendekatan ini sebagai “respons langsung terhadap keluhan klasik pengguna soal baterai cepat habis, tanpa harus mengorbankan estetika desain.”
Dari sisi performa, Vivo T5 Pro dirancang untuk memberikan pengalaman gaming yang mulus dengan dukungan hingga 120 frame per detik (fps). Hal ini diperkuat dengan penggunaan chipset Qualcomm seri terbaru, yakni Snapdragon 7s Gen 4, yang dikenal efisien sekaligus bertenaga untuk kelasnya.
Layar juga menjadi salah satu daya tarik utama. Perangkat ini dibekali panel AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 1,5K serta refresh rate mencapai 144Hz. Kombinasi ini menjanjikan visual tajam dan responsif, terutama untuk pengguna yang gemar bermain gim kompetitif atau menikmati konten multimedia berkualitas tinggi.
Di sektor fotografi, Vivo T5 Pro membawa konfigurasi kamera belakang ganda yang disusun dalam modul berbentuk kapsul. Meski detail sensornya belum diungkap, desain ini memperlihatkan fokus Vivo pada estetika modern sekaligus fungsionalitas.
Secara fisik, penempatan tombol menjadi pembeda. Tombol daya dan volume berada di sisi kiri perangkat pilihan yang tidak umum sementara sisi kanan dibuat minimalis tanpa gangguan. Pada bagian bawah, tersedia speaker grille, port USB Type-C, dan slot kartu SIM.
Tak hanya itu, Vivo juga membekali perangkat ini dengan sistem operasi berbasis Android 16 yang dipadukan dengan antarmuka OriginOS 6. Dukungan pengisian cepat hingga 90W menjadi pelengkap, memungkinkan baterai besar tersebut tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Untuk ketahanan, Vivo T5 Pro sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan terhadap debu dan air dalam kondisi ekstrem fitur yang biasanya ditemukan pada perangkat kelas premium.
Peluncuran global perdana diperkirakan akan berlangsung di India pada pertengahan April 2026. Dari sisi harga, perangkat ini diprediksi berada di kisaran 30.000 hingga 35.000 rupee, atau sekitar Rp5,4 juta hingga Rp6,4 juta segmen yang sangat kompetitif di pasar Asia.
Vivo juga menyiapkan dua pilihan warna elegan, yakni Cosmic Black dan Glacier Blue, untuk menyasar pengguna muda yang menginginkan perpaduan gaya dan performa.
Dengan kombinasi baterai raksasa, layar kelas atas, dan performa gaming tinggi, Vivo T5 Pro berpotensi menjadi standar baru di kelas mid-range premium. Jika klaim desain tipis dengan baterai besar benar terbukti, perangkat ini bisa menjadi salah satu rilisan paling menarik di paruh pertama 2026.
Baca selengkapnya ulasan teknologi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(TT)






