JurnalLugas.Com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat dini hari. Getaran gempa terjadi sekitar pukul 00.53 WIB dan sempat memicu kekhawatiran warga di sejumlah daerah sekitar pusat gempa.
Informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan pusat gempa berada di laut sekitar 225 kilometer di utara Kepulauan Tanimbar. Gempa terjadi pada koordinat 6,09 Lintang Selatan dan 130,56 Bujur Timur dengan kedalaman mencapai 163 kilometer.
BMKG menjelaskan gempa berkedalaman menengah tersebut dipicu aktivitas subduksi lempeng di kawasan Laut Banda. Meski memiliki magnitudo cukup besar, kedalaman gempa membuat potensi kerusakan di permukaan relatif lebih rendah dibanding gempa dangkal.
“Gempa berada pada kedalaman menengah sehingga energi getarannya tersebar lebih luas,” tulis BMKG dalam laporan awalnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun sejumlah warga di wilayah Maluku dan sekitarnya mengaku merasakan getaran dengan intensitas sedang selama beberapa detik.
BMKG juga memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Lembaga tersebut turut mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan dalam beberapa jam ke depan. Warga yang berada di kawasan pesisir maupun daerah rawan gempa diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
Pengamat kebencanaan menilai wilayah Maluku memang termasuk salah satu zona seismik aktif di Indonesia karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar. Aktivitas gempa dengan kekuatan menengah hingga besar cukup sering terjadi di kawasan timur Indonesia.
Masyarakat disarankan memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal setelah gempa terjadi. Jika ditemukan retakan atau kerusakan struktural, warga diminta segera mencari tempat aman sementara hingga kondisi dipastikan stabil.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan keselamatan masyarakat pascagempa.
Ikuti berita terkini dan informasi terpercaya lainnya hanya di JurnalLugas.Com
(Catur)






