JurnalLugas.Com — Di era digital seperti sekarang, layar ponsel seolah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, mencari hiburan, hingga berkomunikasi dengan keluarga dan teman, semuanya dilakukan melalui perangkat genggam.
Namun di balik kemudahan tersebut, ada ancaman kesehatan yang diam-diam mengintai, yakni gangguan pada mata akibat terlalu lama menatap layar HP.
Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan bermain ponsel selama berjam-jam dapat memicu berbagai masalah penglihatan. Kondisi ini bahkan semakin sering dialami oleh anak muda hingga pekerja kantoran yang hampir sepanjang hari terpapar layar digital.
Mata Cepat Lelah dan Kering
Salah satu dampak paling umum akibat terlalu lama melihat layar HP adalah mata menjadi lelah. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai digital eye strain atau computer vision syndrome.
Saat menatap layar, seseorang cenderung lebih jarang berkedip. Padahal, kedipan berfungsi menjaga kelembapan mata. Akibatnya, mata menjadi kering, perih, terasa panas, hingga memicu pandangan kabur.
Dokter spesialis mata, dr. Andi Pratama, SpM, menjelaskan bahwa paparan layar digital yang berlebihan dapat mengganggu fokus alami mata.
“Ketika mata terus dipaksa fokus pada layar dalam waktu lama, otot mata bekerja lebih keras sehingga mudah lelah,” ujarnya, Jumat 29 Mei 2026.
Keluhan seperti mata merah, sakit kepala, hingga sensasi berpasir pada mata juga sering muncul setelah penggunaan ponsel yang terlalu intens.
Risiko Rabun Semakin Meningkat
Penggunaan HP dalam jarak terlalu dekat juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko rabun jauh atau miopia. Kondisi ini banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja yang terbiasa bermain gadget tanpa batas waktu.
Penelitian kesehatan mata menunjukkan bahwa aktivitas melihat objek dekat secara terus-menerus dapat membuat mata mengalami tekanan fokus berkepanjangan. Jika dilakukan bertahun-tahun, kemampuan melihat jarak jauh dapat menurun.
Tak sedikit orang tua yang kini mulai khawatir karena anak-anak mereka sudah harus memakai kacamata sejak usia dini akibat terlalu sering menggunakan gadget.
Cahaya Biru Bisa Mengganggu Tidur
Layar smartphone memancarkan blue light atau cahaya biru yang dapat memengaruhi kualitas tidur. Paparan cahaya biru terutama pada malam hari mampu menghambat produksi hormon melatonin, yakni hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.
Akibatnya, seseorang menjadi sulit tidur, tidur tidak nyenyak, hingga mengalami penurunan kualitas istirahat. Jika terus berlangsung, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
“Banyak pasien mengeluhkan mata lelah dan sulit tidur karena penggunaan ponsel hingga larut malam,” kata dr. Andi.
Kurang tidur juga bisa memperparah kondisi mata seperti mata sembap, sensitif terhadap cahaya, hingga gangguan konsentrasi saat beraktivitas.
Anak-anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan mengalami dampak negatif dari penggunaan layar digital berlebihan. Mata anak masih dalam tahap perkembangan sehingga lebih sensitif terhadap paparan cahaya dan aktivitas fokus jarak dekat.
Selain risiko rabun, penggunaan HP tanpa kontrol juga dapat mengurangi aktivitas fisik dan interaksi sosial anak. Karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan pembatasan screen time sejak dini.
Organisasi kesehatan internasional bahkan merekomendasikan agar anak-anak memiliki waktu bermain di luar ruangan untuk membantu menjaga kesehatan mata mereka.
Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Meski penggunaan smartphone sulit dihindari, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata.
Salah satunya adalah menerapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik. Cara ini membantu mata lebih rileks.
Selain itu, pengguna juga disarankan mengatur tingkat kecerahan layar, menjaga jarak pandang minimal 30 sentimeter, serta mengurangi penggunaan HP sebelum tidur.
Mengonsumsi makanan kaya vitamin A seperti wortel, bayam, dan ikan juga dapat membantu menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.
Di tengah gaya hidup modern yang serba digital, menjaga kesehatan mata menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan. Penggunaan HP memang memudahkan aktivitas, namun jika berlebihan justru dapat membawa dampak serius bagi penglihatan.
Bijak menggunakan gadget dan memberi waktu istirahat bagi mata menjadi langkah sederhana untuk mencegah gangguan kesehatan di masa depan.
Sumber berita dan artikel menarik lainnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com
(Wening)






