Viral Video Prajurit Bersenjata di Polda Metro Jaya, Mabes TNI Akhirnya Beri Penjelasan

JurnalLugas.Com – Beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah personel berseragam loreng dan membawa senjata laras panjang di lingkungan Polda Metro Jaya memicu beragam spekulasi di media sosial.

Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa telah terjadi pengerahan prajurit TNI ke markas kepolisian.

Bacaan Lainnya

Menanggapi kabar yang ramai diperbincangkan itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas memastikan informasi tersebut tidak benar.

Ia membantah adanya pengerahan prajurit TNI ke Markas Polda Metro Jaya sebagaimana narasi yang beredar di berbagai platform media sosial.

“Informasi itu tidak benar,” ujar Muhamad Nas saat diterima JurnalLugas.Com di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga  Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Menkeu Santai Utang Negara Tetap Aman

Meski memberikan klarifikasi singkat, Kapuspen TNI belum menjelaskan lebih rinci mengenai asal-usul video maupun aktivitas yang terekam dalam rekaman tersebut.

Ia juga tidak menguraikan apakah video itu merupakan dokumentasi lama atau berkaitan dengan kegiatan tertentu.

Video yang viral memperlihatkan sejumlah personel bersenjata lengkap berada di area depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Kehadiran mereka kemudian memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat setelah disertai narasi mengenai pengerahan pasukan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi yang dapat memastikan waktu pengambilan video maupun tujuan keberadaan personel yang terlihat dalam rekaman tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga belum mengeluarkan keterangan resmi terkait video yang beredar luas di media sosial. Kondisi tersebut membuat berbagai spekulasi terus berkembang di ruang digital.

Baca Juga  Bung Towel Laporkan Ancaman Kekerasan dan Doxing ke Polda Metro Jaya

Pakar komunikasi publik kerap mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Klarifikasi dari instansi berwenang menjadi rujukan utama untuk menghindari penyebaran informasi yang keliru, terutama terkait isu keamanan.

Perkembangan mengenai video viral tersebut masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Baca berita nasional terkini dan informasi terpercaya lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait