Prabowo Gaji Layak Penting untuk Guru, ASN, TNI dan Polri Agar Tak Korupsi

JurnalLugas.Com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor merupakan salah satu fondasi penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.

Menurutnya, profesi yang memperoleh penghasilan layak akan lebih fokus menjalankan tugas tanpa terdorong melakukan praktik yang merugikan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kesejahteraan harus dirasakan oleh seluruh profesi, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, aparat keamanan hingga aparatur sipil negara.

“Semua profesi membutuhkan penghasilan yang layak agar dapat menjalankan tugas secara profesional dan menjaga integritas,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, guru memegang peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa sehingga layak memperoleh penghargaan melalui kesejahteraan yang memadai.

Hal serupa juga berlaku bagi dokter dan perawat yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan.

Prabowo juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta pegawai negeri.

Menurutnya, sistem yang memberikan penghasilan memadai dapat menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap praktik penyalahgunaan wewenang, termasuk korupsi maupun tindakan yang merugikan masyarakat.

Selain membahas kesejahteraan aparatur, Presiden kembali mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan politik.

Ia menilai kompetisi politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh mengorbankan semangat membangun Indonesia secara bersama.

Prabowo mengatakan perbedaan pilihan politik seharusnya menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat.

Setelah kontestasi selesai, seluruh komponen bangsa diharapkan kembali bersatu untuk mempercepat pembangunan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara kembali menegaskan posisi koperasi sebagai salah satu pilar utama penguatan ekonomi nasional.

Ia menyebut pengembangan koperasi tidak dimaksudkan untuk melemahkan pelaku usaha lainnya, melainkan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan merata.

Menurut Prabowo, apabila koperasi berkembang secara sehat, maka manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat luas karena mampu memperkuat sektor produksi, distribusi hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Penguatan koperasi adalah bagian dari upaya memperbesar kekuatan ekonomi nasional,” kata Prabowo.

Presiden juga menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk tumbuh menjadi negara maju apabila seluruh kekuatan bangsa mampu bekerja sama dan mengedepankan kepentingan nasional.

Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan pesan kepada pihak-pihak yang masih meragukan program Koperasi Merah Putih.

Ia meminta masyarakat untuk memberi kesempatan program tersebut berjalan dan membuktikan manfaatnya bagi perekonomian nasional.

Dengan penekanan pada kesejahteraan aparatur, persatuan nasional, serta penguatan koperasi, pemerintah berharap fondasi ekonomi dan tata kelola negara semakin kokoh sehingga mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Baca berita nasional dan ekonomi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com: https://JurnalLugas.Com

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Rajin ke Eropa Prabowo Boros Anggaran, DPR Selamatkan Masa Depan Indonesia

Pos terkait