Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 181 Orang, 1.310 Warga Terluka

JurnalLugas.Com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026, menimbulkan kerusakan besar di sejumlah wilayah. Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan telah mencapai sedikitnya 181 orang.

Selain korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan 1.310 orang mengalami luka-luka. Tim penyelamat masih dikerahkan untuk mencari serta mengevakuasi warga yang terdampak di sejumlah kota.

Bacaan Lainnya

Cali dan Pereira menjadi dua wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah. Data yang dilaporkan menunjukkan sebanyak 56 bangunan runtuh di Cali, sedangkan Pereira mencatat 66 bangunan mengalami keruntuhan.

Dampak terhadap warga juga cukup besar. Cali menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 95 orang. Sementara Pereira mencatat 72 korban jiwa. Dari jumlah korban luka, Cali menjadi daerah dengan angka tertinggi, mencapai 885 orang.

Sejumlah wilayah lain seperti Quibdo, Manizales, Pereira, Armenia, dan Cali kini berada dalam status siaga merah. Kondisi tersebut diberlakukan seiring masih berlangsungnya penanganan darurat serta potensi gangguan lanjutan setelah gempa utama.

Baca Juga  Gempa 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Capai 132 Orang dan 570 Luka-luka

Aktivitas penerbangan juga ikut terdampak. Operasional penerbangan di sejumlah bandara, termasuk Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura, masih dihentikan.

Besarnya dampak bencana membuat pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional. Keputusan itu dilakukan untuk memperkuat pengerahan sumber daya sekaligus mempercepat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi kondisi darurat.

Sebelumnya, Presiden Abelardo De La Espriella menyampaikan bahwa gempa telah merusak 1.575 rumah. Sebanyak 37 rumah dilaporkan mengalami kerusakan total.

Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas publik. Puluhan bangunan dilaporkan roboh, sementara 18 pusat kesehatan, 52 fasilitas pendidikan, dan 17 pusat komunitas turut terdampak. Sebanyak 18 ruas jalan juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Gempa utama terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat atau sekitar 19.34 WIB. Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang tercantum dalam laporan, pusat gempa berada sekitar 5 kilometer dari sebelah timur San Jose del Palmar.

Kedalaman gempa tercatat mencapai 107 kilometer. Tidak lama setelah gempa utama, wilayah tersebut kembali diguncang gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0.

Gempa susulan terjadi sekitar pukul 08.18 waktu setempat atau 20.18 WIB, dengan lokasi sekitar 16 kilometer di sebelah barat San Jose del Palmar.

Baca Juga  Tujuh Gempa Guncang Agam Seharian, BMKG Ingatkan Potensi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

San Jose del Palmar berada di wilayah administratif Choco. Kota tersebut memiliki populasi sekitar 4.800 penduduk dan berada pada ketinggian sekitar 1.288 meter di atas permukaan laut.

Besarnya jumlah korban dan kerusakan membuat operasi penyelamatan menjadi prioritas pemerintah.

Tim di lapangan masih menghadapi tantangan untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan kerusakan, serta memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan status bencana nasional yang telah ditetapkan, pemerintah Kolombia terus memobilisasi kapasitas kelembagaan untuk menangani dampak gempa M 7,4 tersebut.

Bencana ini menjadi salah satu gempa besar yang menimbulkan dampak serius di wilayah Kolombia, dengan kerusakan tidak hanya menyasar permukiman warga, tetapi juga fasilitas kesehatan, pendidikan, pusat komunitas hingga infrastruktur jalan.

Baca berita dan informasi terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait