JurnalLugas.Com – Amerika Serikat dan Venezuela memasuki babak baru hubungan ekonomi setelah kedua negara mengumumkan kesepakatan di sektor minyak.
Washington menyebut kerja sama tersebut berpotensi membuka investasi swasta dalam jumlah besar untuk membantu menghidupkan kembali perekonomian Venezuela.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut kesepakatan itu sebagai keuntungan bagi kedua negara. Menurutnya, investasi swasta yang diproyeksikan masuk ke Venezuela dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus mendukung pemulihan ekonomi.
“Ini kemenangan besar bagi rakyat Amerika dan Venezuela,” kata Rubio dalam unggahannya di X, Jumat (28/8).
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan kesepakatan tersebut dengan menekankan besarnya potensi cadangan minyak Venezuela yang dapat berada di bawah kendali perusahaan dan kepentingan Amerika Serikat.
Langkah itu sekaligus memperlihatkan kepentingan Washington terhadap sektor energi Venezuela yang memiliki cadangan minyak sangat besar. Pembahasan bahkan dilaporkan mencakup kemungkinan penyewaan sejumlah ladang minyak Venezuela untuk jangka waktu yang sangat panjang.
Di luar sektor energi, AS dan Caracas juga tengah membicarakan sejumlah agenda bilateral. Pembahasannya mencakup pemberantasan perdagangan narkoba, pembebasan warga Venezuela yang ditahan di Amerika Serikat, serta kerja sama pada sejumlah persoalan lainnya.
Bagi Venezuela, masuknya modal dan pengembangan kembali industri minyak menjadi bagian penting dari upaya memulihkan ekonomi.
Sementara bagi Washington, kesepakatan tersebut memperkuat kepentingan Amerika di sektor energi sekaligus membuka ruang kerja sama baru dengan Caracas.
Perkembangan kesepakatan ini selanjutnya akan bergantung pada pelaksanaan kerja sama di lapangan serta hasil pembicaraan lanjutan antara kedua pemerintahan.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Dahlan)






