JurnalLugas.Com – Operasi penyelamatan terus dilakukan setelah banjir bandang menerjang wilayah pegunungan Nepal pada Rabu, 26 Agustus 2026. Pemerintah Nepal melaporkan sedikitnya 3.253 orang berhasil dievakuasi dari kawasan terdampak.
Juru bicara pemerintah Nepal, Sasmit Pokharel, mengatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan dukungan udara. Sebanyak 15 helikopter dikerahkan untuk menyelamatkan warga dari wilayah yang dilanda banjir.
Selain operasi evakuasi, empat helikopter lainnya digunakan untuk mengirim makanan dan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang masih berada di daerah terdampak.
Banjir terjadi setelah arus Sungai Bhotekoshi meningkat tajam. Kondisi tersebut dilaporkan berkaitan dengan gempa bumi yang kemudian memicu tanah longsor di kawasan pegunungan.
Militer Nepal juga terlibat dalam operasi penyelamatan. Sebanyak 336 orang, termasuk 45 wisatawan asing, telah dievakuasi menggunakan helikopter dari zona banjir.
Sekitar 4.000 personel militer dikerahkan untuk membantu proses pencarian, evakuasi, serta penanganan warga yang terdampak bencana.
Pemerintah Nepal masih melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami banjir susulan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap tersalurkan.
Baca informasi berita lainnya di JurnalLugas.Com.
(Dahlan)






