Gejala Batu Ginjal Sering Disalahartikan, Jangan Anggap Sepele Nyeri di Pinggang

JurnalLugas.Com — Batu ginjal tidak selalu diawali rasa sakit yang langsung membuat seseorang menyadari adanya masalah pada saluran kemih. Dalam sejumlah kasus, keluhannya justru menyerupai gangguan kesehatan lain sehingga sering diabaikan.

Batu ginjal terbentuk ketika mineral dan garam dalam urine mengendap lalu mengeras di dalam ginjal. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari sangat kecil hingga cukup besar untuk mengganggu aliran urine.

Bacaan Lainnya

Salah satu gejala yang paling sering muncul adalah nyeri di bagian pinggang atau sisi tubuh. Rasa sakit tersebut bisa menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan. Intensitasnya juga dapat berubah-ubah, sehingga terkadang dianggap hanya sebagai pegal akibat aktivitas.

Padahal, nyeri akibat batu ginjal memiliki pola yang berbeda. Keluhan bisa datang secara tiba-tiba dan terasa cukup kuat, terutama ketika batu bergerak melalui saluran kemih.

Gejala yang Kerap Dikira Masuk Angin atau Pegal

Selain nyeri pinggang, batu ginjal dapat menimbulkan rasa mual dan muntah. Keluhan ini terkadang dianggap sebagai masalah pencernaan atau masuk angin, terlebih jika tidak disertai nyeri yang berat.

Baca Juga  Olahraga Ringan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah perubahan ketika buang air kecil. Seseorang dapat mengalami rasa perih atau terbakar saat berkemih, lebih sering ingin buang air kecil, atau hanya mengeluarkan urine dalam jumlah sedikit.

Urine juga dapat berubah menjadi keruh, berwarna kemerahan, merah muda, atau kecokelatan apabila terdapat darah. Namun, tidak semua orang dengan batu ginjal akan mengalami seluruh gejala tersebut.

“Keluhan batu ginjal dapat berbeda-beda, tergantung ukuran dan posisi batunya,” ujar tenaga medis dalam penjelasan mengenai gejala batu ginjal, kepada JurnalLugas.Com, Selasa 01 September 2026.

Karena itu, nyeri pinggang tidak sebaiknya langsung disimpulkan sebagai batu ginjal. Keluhan serupa juga dapat berasal dari otot, tulang belakang, saluran kemih maupun organ lain.

Kapan Harus Segera Diperiksa?

Nyeri yang sangat kuat, demam, menggigil, muntah terus-menerus, sulit buang air kecil, atau muncul darah dalam urine merupakan kondisi yang sebaiknya tidak ditunda untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Baca Juga  Pantangan Makanan bagi Penderita Gagal Ginjal, Ini Perlu Dibatasi agar Kondisi Tidak Makin Berat

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan urine, darah, maupun pencitraan seperti USG atau CT scan sesuai kondisi pasien.

Yang tidak kalah penting, batu ginjal yang kecil terkadang dapat keluar melalui urine tanpa tindakan khusus. Namun, batu berukuran lebih besar atau yang menyumbat saluran urine dapat membutuhkan penanganan medis.

Bagi masyarakat, mengenali gejala sejak awal menjadi langkah sederhana agar keluhan tidak dianggap sekadar pegal atau gangguan pencernaan. Terutama bila nyeri pinggang muncul berulang, disertai perubahan urine atau gangguan saat buang air kecil.

Baca informasi kesehatan dan berita terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Wening)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait