JurnalLugas.Com – Kolesterol tinggi selama ini lebih sering dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke. Padahal, kondisi tersebut juga perlu diperhatikan ketika membahas kesehatan ginjal.
Kolesterol merupakan lemak yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah tertentu. Masalah muncul ketika kadar kolesterol, terutama LDL atau yang kerap disebut kolesterol jahat, terlalu tinggi. LDL dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyempitan.
Gangguan pada pembuluh darah tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kadar kolesterol perlu dikendalikan. Ginjal sangat bergantung pada aliran darah untuk menjalankan tugasnya menyaring zat sisa dari tubuh.
National Kidney Foundation menjelaskan bahwa kadar kolesterol yang tidak sehat berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan pembuluh darah dan penyakit jantung pada orang dengan penyakit ginjal kronis.
Mengapa Kolesterol Berkaitan dengan Ginjal?
Hubungannya tidak sesederhana kolesterol tinggi langsung membuat ginjal rusak. Ada sejumlah faktor yang saling berkaitan, terutama gangguan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, diabetes, kelebihan berat badan, dan penyakit jantung.
Ketika pembuluh darah mengalami masalah, pasokan darah ke berbagai organ dapat ikut terganggu. Di sisi lain, tekanan darah tinggi yang berlangsung lama juga dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal.
Karena itu, menjaga kolesterol bukan hanya urusan jantung. Pengendalian kolesterol menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan.
“Menjaga kolesterol tetap dalam target merupakan salah satu bagian dari upaya menurunkan risiko penyakit kardiovaskular,” demikian prinsip yang ditekankan lembaga kesehatan ginjal dalam edukasinya, yang dirangkum JurnalLugas.Com, Sabtu 29 Agustus 2026.
Ginjal Rusak Juga Bisa Mengubah Kondisi Kolesterol
Hubungan kolesterol dan ginjal ternyata dapat berjalan dua arah.
Pada penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lemak dapat terjadi. Karena itu, seseorang yang sudah mengalami penurunan fungsi ginjal juga perlu memperhatikan profil lemak darah, termasuk LDL, HDL, dan trigliserida.
NIDDK menyebut penyakit ginjal kronis berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, sementara pengendalian tekanan darah, gula darah, dan lemak darah menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko tersebut.
Jangan Menunggu Gejala
Salah satu persoalan penyakit ginjal adalah gejalanya bisa tidak terlihat pada tahap awal. NIDDK menyebut pemeriksaan dapat menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui adanya gangguan ginjal pada orang tertentu yang belum merasakan keluhan.
Karena itu, orang dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau faktor risiko lain sebaiknya tidak hanya memeriksa kolesterol.
Pemeriksaan fungsi ginjal dan urine juga dapat dibicarakan dengan tenaga kesehatan. Tes seperti eGFR dan pemeriksaan albumin urine dapat membantu menilai kondisi ginjal.
Cara Menjaga Kolesterol Sekaligus Melindungi Ginjal
Langkah dasarnya cukup sederhana, tetapi membutuhkan konsistensi. Pola makan perlu diperhatikan dengan mengurangi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, memperbanyak pilihan makanan bergizi, serta membatasi asupan garam dan gula tambahan.
Aktivitas fisik secara teratur juga membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme. NIDDK merekomendasikan aktivitas fisik sekitar 30 menit pada sebagian besar hari dalam seminggu, dengan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing.
Bagi orang yang sudah memiliki kolesterol tinggi, penggunaan obat penurun kolesterol tidak sebaiknya diputuskan atau dihentikan sendiri. Dokter dapat menentukan apakah perubahan pola hidup saja cukup atau diperlukan terapi obat.
Intinya, kolesterol tinggi tidak boleh dianggap sebagai persoalan angka di hasil pemeriksaan darah semata. Kondisi pembuluh darah, tekanan darah, gula darah, berat badan, jantung, dan ginjal saling berkaitan.
Menjaga kolesterol sejak dini menjadi salah satu langkah untuk mengurangi beban risiko kesehatan dalam jangka panjang. Terlebih, gangguan ginjal dapat berkembang perlahan tanpa gejala yang jelas.
Baca informasi kesehatan dan berita lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Wening)






