JurnalLugas.Com – Perubahan pada kulit sering dianggap sebagai masalah biasa. Kulit kering, rasa gatal atau perubahan warna misalnya, kerap dikaitkan dengan cuaca, alergi maupun kurang perawatan.
Namun, pada kondisi tertentu, perubahan tersebut bisa berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal. Ketika ginjal mengalami penurunan fungsi, keseimbangan cairan, mineral dan pembuangan zat sisa dalam tubuh dapat ikut terganggu. Kondisi itu kemudian dapat memengaruhi kulit.
American Academy of Dermatology menyebut penyakit ginjal yang sudah berkembang dapat menimbulkan sejumlah perubahan pada kulit, termasuk kulit sangat kering, gatal, perubahan warna, ruam dan pembengkakan.
Kulit Kering dan Terasa Sangat Gatal
Salah satu keluhan yang cukup sering muncul adalah kulit menjadi kering dan terasa gatal terus-menerus. Kondisi ini berbeda dengan rasa gatal ringan yang biasanya cepat hilang setelah menggunakan pelembap atau mengatasi penyebabnya.
National Kidney Foundation menjelaskan, rasa gatal yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis dikenal sebagai chronic kidney disease-associated pruritus. Keluhan tersebut lebih sering ditemukan pada penyakit ginjal tahap lanjut, meski dapat terjadi pada tahap lebih awal.
Gatal bisa terasa di beberapa bagian tubuh sekaligus, bahkan tanpa terlihat adanya ruam. Pada sebagian orang, rasa gatal juga dapat mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.
“Gatal akibat penyakit ginjal dapat terasa menetap dan berbeda dari gatal biasa,” kata ahli nefrologi Dr. Tariq Shafi dalam penjelasan National Kidney Foundation.
Warna Kulit Bisa Berubah
Gangguan fungsi ginjal juga dapat diikuti perubahan tampilan kulit. Pada penyakit ginjal yang sudah lanjut, kulit dapat terlihat lebih pucat, keabu-abuan, kekuningan atau mengalami penggelapan pada bagian tertentu.
Meski demikian, perubahan warna kulit tidak otomatis berarti seseorang mengalami penyakit ginjal. Banyak kondisi lain, termasuk gangguan kulit dan masalah kesehatan tertentu, dapat memberikan tanda serupa.
Karena itu, perubahan yang menetap perlu dilihat bersama gejala lain, bukan dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyakit sendiri.
Bekas Garukan, Ruam hingga Kulit Pecah
Gatal yang berlangsung lama dapat membuat seseorang terus menggaruk kulit. Akibatnya, kulit bisa mengalami luka, berdarah, menebal atau mengalami infeksi.
Pada sebagian penderita penyakit ginjal stadium lanjut, ruam dan benjolan yang sangat gatal juga dapat muncul. American Academy of Dermatology mencatat beberapa perubahan kulit tersebut berkaitan dengan kondisi penyakit ginjal yang sudah berat.
Masalahnya, masyarakat sering hanya berfokus pada kulit tanpa mencari penyebab yang mendasarinya.
Pembengkakan Juga Patut Diperhatikan
Selain perubahan pada permukaan kulit, pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, tangan atau wajah juga dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan.
Ginjal berperan dalam membuang kelebihan cairan dan garam. Ketika fungsinya menurun, cairan dapat menumpuk di tubuh dan menyebabkan pembengkakan.
Jika pembengkakan muncul berulang, terutama disertai perubahan jumlah urine, urine berbusa, mudah lelah atau keluhan lain, pemeriksaan medis menjadi langkah yang lebih tepat.
Jangan Menunggu Kulit Berubah untuk Memeriksa Ginjal
Hal penting yang perlu dipahami adalah penyakit ginjal kronis sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, seseorang tidak seharusnya menunggu munculnya perubahan kulit untuk mulai memeriksakan fungsi ginjal.
Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu tenaga kesehatan menilai kondisi ginjal. Orang dengan diabetes dan tekanan darah tinggi juga memiliki risiko lebih besar mengalami penyakit ginjal sehingga pemeriksaan rutin menjadi penting.
Jika kulit tiba-tiba sangat gatal tanpa penyebab jelas, kering parah, mengalami perubahan warna, muncul ruam atau disertai pembengkakan yang tidak kunjung membaik, sebaiknya jangan hanya mengandalkan krim atau obat bebas.
Perubahan pada kulit memang tidak selalu berarti ginjal bermasalah. Namun, ketika keluhan berlangsung lama dan muncul bersama tanda lain, pemeriksaan medis dapat membantu menemukan penyebabnya lebih cepat.
Baca berita lainnya JurnalLugas.Com.
(Wening)






