IRGC Blokade Iran Bisa Jadi Beban Berat bagi Amerika Serikat

JurnalLugas.Com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan Amerika Serikat bahwa tekanan ekonomi dan pembatasan maritim terhadap Iran berpotensi menjadi beban yang jauh lebih mahal bagi Washington.

Juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Hossein Mohibi mengatakan, upaya Amerika menekan perekonomian Iran tidak otomatis membuat Teheran menyerah. Menurut dia, biaya yang harus dikeluarkan Washington untuk memberikan kerugian ekonomi kepada Iran justru dapat berlipat.

Bacaan Lainnya

“Tekanan terhadap Iran bisa membuat AS menanggung biaya beberapa kali lebih besar,” kata Mohibi, Minggu, 6 September 2026, seperti dikutip Mehr.

Mohibi menilai kalkulasi Amerika yang mengandalkan kekuatan militer, armada laut, dan kapal induk untuk memaksa Iran mundur belum menghasilkan kemenangan seperti yang diharapkan.

Ia juga menyoroti besarnya beban utang Amerika serta persaingan ekonomi Washington dengan China dan sejumlah negara lain. Dalam kondisi tersebut, menurutnya, mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Iran dapat menjadi tantangan tersendiri bagi AS.

Pernyataan itu muncul ketika ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus berlanjut. Konflik yang bermula dari serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari kemudian berkembang menjadi aksi balasan serta meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran strategis, termasuk Selat Hormuz.

Di sisi ekonomi, Washington juga memperluas sanksi terhadap Iran dengan menyasar sektor minyak, pelayaran, penerbangan, teknologi hingga sistem keuangan.

Teheran menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk perang ekonomi dan blokade. Sementara bagi IRGC, tekanan tersebut tidak hanya berisiko menekan Iran, tetapi juga dapat menciptakan konsekuensi ekonomi bagi negara yang menjalankannya.

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan kedua pihak mempertahankan tekanan ekonomi sekaligus menghadapi dampak terhadap perdagangan dan jalur energi kawasan.

Baca berita dan informasi terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Khamenei, Trump Bertanggung Jawab atas Korban dan Kerusuhan Iran

Pos terkait