JurnalLugas.Com – Wabah Salmonella dilaporkan terjadi di Amerika Serikat dengan sedikitnya 22 orang terinfeksi. Dua di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut kasus tersebut berkaitan dengan kecambah brokoli yang diproduksi Evergreen Fresh Sprouts.
CDC mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi produk kecambah brokoli yang telah ditarik dari peredaran. Produk tersebut sebelumnya didistribusikan ke sejumlah toko, restoran, dan kafe di Idaho, Montana, serta Washington.
Dalam keterangannya, CDC memperingatkan konsumen agar memeriksa kembali produk kecambah yang dimiliki dan menghindari produk yang masuk dalam penarikan.
Infeksi Salmonella dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti demam, diare, mual, muntah, hingga sakit perut. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih, terutama pada anak-anak, lanjut usia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena risiko komplikasi dapat lebih serius.
Wabah ini menjadi perhatian karena produk makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyebaran infeksi lebih luas apabila masih dikonsumsi masyarakat.
Masyarakat yang mengalami gejala setelah mengonsumsi produk yang diduga terkait dengan wabah disarankan segera mendapatkan pemeriksaan medis.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Dahlan)






