JurnalLugas.Com – Apple akhirnya masuk ke persaingan ponsel lipat dengan memperkenalkan iPhone Duo, perangkat lipat perdana perusahaan yang membawa sejumlah teknologi baru, termasuk chip A20 Pro berarsitektur 2 nanometer dan dukungan Apple Pencil.
iPhone Duo mengusung konsep ponsel lipat yang ringkas. Saat dibuka, perangkat ini menawarkan layar Super Retina XDR berukuran 7,6 inci. Sementara ketika dilipat, pengguna mendapatkan layar luar berukuran 5,4 inci.
CEO Apple John Ternus menyebut kehadiran iPhone Duo sebagai salah satu perubahan terbesar dalam sejarah iPhone.
“Ini menjadi perubahan paling transformatif sejak iPhone generasi pertama,” kata Ternus.
Layar utama iPhone Duo menggunakan kaca nano-texture yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sekaligus menyamarkan bekas lipatan. Panel tersebut mendukung ProMotion 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit.
Apple juga menghadirkan dukungan Apple Pencil USB-C untuk pertama kalinya pada lini iPhone. Fitur ini membuat layar besar iPhone Duo tidak hanya ditujukan untuk konsumsi konten, tetapi juga aktivitas produktivitas.
Dari sisi material, Apple menggunakan Titanium Grade 5 serta Ceramic Shield 2 pada bagian depan. Perlindungan tersebut dipadukan dengan Ceramic Shield di bagian belakang.
Konstruksi engselnya dibuat dengan lebih dari 100 komponen dan diperkuat struktur internal untuk menjaga ketahanan perangkat. iPhone Duo juga memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Dibekali Chip 2 Nanometer
Performa iPhone Duo ditopang chip A20 Pro dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip tersebut membawa CPU 6-core, GPU 7-core, serta Neural Engine 16-core untuk menangani berbagai pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat.
Apple turut memasang sistem manajemen panas yang terhubung dengan vapor chamber. Perusahaan mengklaim sistem tersebut mampu meningkatkan performa berkelanjutan hingga 35 persen.
Untuk kamera, iPhone Duo membawa kamera utama Fusion 48 MP dengan kemampuan telefoto 2x zoom optik. Kamera tersebut juga mendukung perekaman video hingga 4K 120 fps dengan Dolby Vision.
Kamera ultra wide Fusion 48 MP turut disiapkan untuk kebutuhan fotografi makro. Desain lipat kemudian dimanfaatkan Apple untuk menghadirkan fitur seperti Smart Take berbasis AI, Duo Preview, Kid Cue, serta kemampuan mengambil selfie menggunakan kamera utama.
Kamera FaceTime juga dirancang berada di bawah panel layar sehingga tampilan layar bagian dalam terlihat lebih bersih.
Masuk ke perangkat lunak, iPhone Duo menjalankan iOS 27 dengan sejumlah penyesuaian khusus untuk format layar lipat. Apple menghadirkan Split View untuk menjalankan dua aplikasi secara berdampingan serta navigasi yang disesuaikan dengan desain perangkat.
Fitur Siaga juga dapat digunakan pada layar bagian dalam maupun luar tanpa perangkat harus berada dalam posisi mengisi daya.
Untuk kebutuhan daya, iPhone Duo menggunakan sistem baterai ganda dengan dukungan pengisian cepat. Apple menyebut baterai dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 20 menit menggunakan kabel 60W, sedangkan pengisian nirkabel melalui MagSafe atau Qi2 membutuhkan sekitar 30 menit.
Pada konektivitas, iPhone Duo hanya menggunakan eSIM secara global. Perangkat ini membawa chip nirkabel N1 dengan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 serta modem C2 untuk meningkatkan jangkauan koneksi.
Apple menawarkan iPhone Duo dalam warna Star White dan Night Sky. Pilihan penyimpanannya cukup luas, mulai dari 256 GB, 512 GB, 1 TB hingga kapasitas tertinggi 2 TB.
Untuk harga, iPhone Duo dibanderol mulai 1.999 dolar AS hingga 3.199 dolar AS, tergantung kapasitas penyimpanan. Penjualan perdana di Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2026.
Kehadiran iPhone Duo menjadi langkah besar Apple memasuki pasar ponsel lipat. Bukan sekadar membawa layar yang bisa dilipat, Apple mencoba menggabungkan desain tersebut dengan chip generasi baru, kamera, AI, serta ekosistem iOS dalam satu perangkat.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Tirta)






