JurnalLugas.Com — Ginjal bekerja setiap hari untuk menyaring darah, membuang zat sisa melalui urine, sekaligus membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Karena bekerja tanpa henti, kesehatan ginjal perlu dijaga sejak dini, bukan hanya ketika sudah muncul keluhan.
Pola hidup sehari-hari ternyata memiliki peran besar dalam menjaga fungsi ginjal. Mengatur makanan, cukup minum, aktif bergerak, serta mengendalikan tekanan darah dan gula darah menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Berikut sejumlah kebiasaan yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga ginjal tetap sehat.
1. Cukupi kebutuhan cairan
Minum cukup air membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan dan mendukung ginjal dalam menjalankan fungsinya. Namun, kebutuhan cairan setiap orang tidak selalu sama.
Terlalu sedikit minum dapat menyebabkan dehidrasi. Sebaliknya, orang yang sudah memiliki gangguan ginjal atau kondisi medis tertentu mungkin justru perlu mengatur jumlah cairan berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.
Karena itu, jangan menjadikan aturan jumlah air tertentu sebagai patokan mutlak untuk semua orang.
2. Jangan abaikan tekanan darah dan gula darah
Tekanan darah tinggi dan diabetes merupakan dua kondisi yang berkaitan erat dengan risiko kerusakan ginjal. Mengendalikan keduanya menjadi langkah penting untuk mempertahankan fungsi ginjal dalam jangka panjang.
“Menjaga tekanan darah dan gula darah tetap terkontrol membantu melindungi ginjal,” demikian penjelasan dalam materi edukasi kesehatan ginjal, yang dirangkum JurnalLugas.Com, Jumat 02 Oktober 2026.
Bagi orang yang memiliki diabetes atau hipertensi, pemeriksaan rutin dan kepatuhan terhadap pengobatan menjadi bagian penting dari perlindungan ginjal.
3. Kurangi makanan tinggi garam
Kebiasaan mengonsumsi makanan terlalu asin dapat berkontribusi terhadap tekanan darah yang tidak terkontrol. Karena itu, mengurangi asupan garam menjadi salah satu kebiasaan yang baik untuk kesehatan tubuh sekaligus ginjal.
Pilihan makanan yang lebih banyak mengandung sayuran, buah, biji-bijian utuh dan makanan minim proses dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih sehat.
Bukan berarti harus menghilangkan semua makanan favorit. Yang lebih penting adalah memperhatikan pola makan secara keseluruhan dan tidak menjadikan makanan tinggi garam sebagai kebiasaan setiap hari.
4. Rutin bergerak
Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan, tekanan darah dan kesehatan jantung. Faktor-faktor tersebut juga berhubungan dengan kesehatan ginjal.
Berjalan kaki, bersepeda, berenang atau aktivitas fisik lain dapat dimasukkan ke dalam rutinitas sesuai kemampuan tubuh.
Kebiasaan bergerak secara rutin lebih penting daripada sekadar berolahraga sesekali dengan intensitas tinggi.
5. Jangan sembarangan minum obat pereda nyeri
Obat pereda nyeri tertentu yang termasuk kelompok NSAID, seperti ibuprofen dan naproxen, dapat memengaruhi ginjal jika digunakan terlalu sering atau dalam kondisi tertentu, terutama ketika tubuh sedang mengalami dehidrasi.
Karena itu, obat bebas bukan berarti selalu aman digunakan tanpa pertimbangan. Jika membutuhkan obat pereda nyeri secara berulang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Hal serupa berlaku untuk vitamin, suplemen dan obat lain yang dikonsumsi secara rutin. Tenaga kesehatan perlu mengetahui seluruh obat dan suplemen yang digunakan.
6. Hindari rokok
Merokok bukan hanya berdampak pada paru-paru. Kebiasaan tersebut juga dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah ke ginjal. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.
Berhenti merokok menjadi salah satu perubahan gaya hidup yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
7. Jangan menunggu gejala untuk memeriksa ginjal
Salah satu persoalan penyakit ginjal adalah kerusakan pada tahap awal dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas. Karena itu, orang yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau riwayat keluarga dengan gagal ginjal perlu lebih memperhatikan pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu tenaga kesehatan menilai kondisi fungsi ginjal sesuai kebutuhan seseorang.
Menjaga ginjal pada akhirnya bukan perkara satu kebiasaan saja. Pola makan yang lebih sehat, cukup cairan, aktif bergerak, tidak merokok, berhati-hati menggunakan obat serta mengendalikan tekanan darah dan gula darah merupakan rangkaian kebiasaan yang saling berkaitan.
Ginjal yang sehat perlu dijaga sejak sekarang. Jangan menunggu sampai muncul keluhan baru mulai memperhatikan organ yang setiap hari bekerja menyaring darah tersebut.
Baca informasi kesehatan dan berita lainnya hanya di JurnalLugas.Com
(Lili)






