Harga Emas Dunia Menguat, Investor Menanti Sinyal The Fed

JurnalLugas.Com – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. Kenaikan dipicu kombinasi pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan penurunan imbal hasil US Treasury.

Harga emas spot tercatat naik 0,56 persen menjadi USD4.163,85 per troy ons. Pergerakan tersebut terjadi ketika investor mulai mencermati perkembangan pasar obligasi dan arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Bacaan Lainnya

Pasar kini menunggu risalah rapat Federal Reserve atau The Fed pada September. Dokumen tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai pertimbangan bank sentral AS dalam menentukan kebijakan suku bunga berikutnya.

Emas Kembali Dilirik sebagai Aset Aman

Kenaikan emas juga mendapat dukungan dari meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Baca Juga  Harga Emas Pegadaian Kompak Melemah, Investor Jangka Panjang Diminta Tetap Tenang

Analis pasar American Gold Exchange Jim Wyckoff menilai permintaan terhadap emas meningkat seiring munculnya gejolak di pasar obligasi Prancis dan kekhawatiran terhadap kondisi pasar US Treasury.

Sementara itu, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun mulai turun setelah sebelumnya pada Senin menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.

Penurunan imbal hasil obligasi AS menjadi salah satu faktor yang membuat emas kembali menarik bagi investor. Emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga pergerakan yield menjadi salah satu perhatian utama pasar.

Faktor lain datang dari dolar AS. Mata uang tersebut melemah dari posisi tertingginya dalam satu tahun.

Pelemahan dolar membuat emas yang diperdagangkan menggunakan mata uang AS menjadi relatif lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Kondisi ini kemudian ikut menopang permintaan terhadap logam mulia.

Baca Juga  Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Turun Puluhan Ribu per Gram

Pergerakan harga emas selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana pasar membaca arah kebijakan The Fed melalui risalah rapat September.

Investor akan mencermati setiap petunjuk mengenai prospek suku bunga, terutama karena perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat kembali memengaruhi dolar AS, imbal hasil obligasi, dan harga emas.

Dengan kondisi tersebut, emas masih menjadi perhatian pasar sebagai aset lindung nilai ketika ketidakpastian pasar keuangan meningkat.

Baca berita ekonomi dan perkembangan harga emas terbaru hanya di JurnalLugas.Com.
JurnalLugas.Com

(Endarto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait