JELI Tembus Pasar Haiti, Ekspor INACO Jadi Langkah Baru ke Kawasan Karibia

JurnalLugas.Com – Produsen makanan dan minuman Indonesia PT Niramas Utama Tbk (JELI) mulai memperluas jangkauan bisnisnya ke kawasan Karibia melalui pengiriman perdana produk ke Haiti.

Langkah ini membuka peluang bagi perusahaan pemilik merek INACO untuk memperkenalkan produknya ke pasar baru di luar jaringan ekspor yang telah dibangun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Pengiriman tersebut dilakukan menggunakan dua kontainer berukuran 40 kaki tipe high cube. Ekspor perdana ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas distribusi internasional sekaligus mencari sumber pertumbuhan baru di tengah persaingan industri makanan dan minuman.

Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi Lukman, menyebut Haiti sebagai pintu awal untuk menjajaki peluang bisnis yang lebih luas di kawasan Karibia.

“Ekspor ke Haiti menjadi langkah awal kami memasuki pasar Karibia dan memperluas jaringan distribusi ke negara-negara baru,” ujar Adhi dalam keterangan resmi yang dikutip pada Rabu (28/10/2026).

Haiti Jadi Pintu Masuk Pasar Karibia

Ekspansi ke Haiti tidak hanya berkaitan dengan pengiriman produk, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas basis konsumen internasional.

Kawasan Karibia dinilai menawarkan peluang bagi produk makanan ringan dan minuman bermerek untuk menjangkau pasar yang sebelumnya belum menjadi fokus utama perusahaan.

JELI berharap pengiriman perdana tersebut dapat membuka jalan bagi penjajakan pasar di negara-negara lain di kawasan yang sama. Namun, perkembangan ekspansi berikutnya tetap akan mempertimbangkan potensi permintaan, kesiapan regulasi, dan kemampuan produksi.

Produk INACO sendiri telah dipasarkan ke sejumlah kawasan, termasuk Asia, Eropa, Amerika Latin, dan Amerika Serikat. Penambahan Haiti memperluas jangkauan geografis perusahaan sekaligus menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendapatan agar bisnis tidak terlalu bergantung pada pasar tertentu.

Perluas Ekspor untuk Menopang Pertumbuhan

Ekspansi internasional menjadi salah satu tumpuan JELI dalam mengejar pertumbuhan pendapatan pada 2026. Perusahaan menargetkan pendapatan meningkat sekitar 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain membuka pasar baru di Karibia, JELI juga menyiapkan penguatan penetrasi di India dan Filipina. Perusahaan turut merencanakan peluncuran produk baru secara bertahap pada semester kedua 2026 untuk memperluas pilihan produk dan mendukung pertumbuhan penjualan.

Portofolio INACO mencakup berbagai produk, mulai dari mini jelly, nata de coco, puding, minuman, hingga produk kembang gula lainnya. Ragam produk tersebut menjadi modal perusahaan untuk menyesuaikan penawaran dengan karakteristik pasar tujuan ekspor.

Meski demikian, keberhasilan ekspansi tidak hanya ditentukan oleh luasnya jangkauan distribusi. Kemampuan menjaga daya saing harga, memenuhi ketentuan negara tujuan, serta memastikan kapasitas produksi tetap memadai juga menjadi faktor penting dalam pengembangan pasar internasional.

Pengiriman ke Haiti menjadi langkah awal untuk menguji peluang pertumbuhan di kawasan baru. Realisasi penjualan dan perluasan distribusi selanjutnya akan menentukan sejauh mana pasar Karibia dapat berkontribusi terhadap kinerja perusahaan.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Beras Indonesia Dijual ke Malaysia, Bulog Segini Harganya

Pos terkait