JurnalLugas.Com – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada Jumat, 22 Maret 2024, dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April turun sebesar 24,70 dolar AS atau 1,13 persen, mencapai penutupan sebesar 2.160,00 dolar AS per ounce.
Meskipun harga emas mencapai rekor tertinggi pekan ini, pedagang mengambil keuntungan secara jangka pendek, menekan harga emas.
Meskipun demikian, emas berjangka masih menunjukkan keunggulan teknis dalam jangka pendek, namun momentum kenaikan sedang melambat.
Analis pasar meyakini bahwa target kenaikan harga emas selanjutnya berada di atas resistensi kuat pada rekor tertinggi sebesar 2.225,30 dolar AS, sementara target penurunan harga jangka pendek berikutnya berada di bawah dukungan teknis kuat pada 2.149,20 dolar AS.
Perhatian juga tertuju pada rilis laporan produk domestik bruto AS pada Kamis, 28 Maret, dan data inflasi pada Jumat, 29 Maret.
Sementara itu, harga perak berjangka untuk pengiriman Mei turun sebesar 16,40 sen atau 0,66 persen menjadi ditutup pada 24.843 dolar AS per ounce.
Harga platinum untuk pengiriman April juga mengalami penurunan sebesar 14,60 dolar AS atau 1,60 persen, ditutup pada 898,40 dolar AS per ounce.






