JurnalLugas.Com – Saham-saham unggulan yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu mengalami lonjakan pada perdagangan terbaru, didorong oleh berita positif dari salah satu perusahaan emiten yang tergabung dalam portofolio bisnisnya.
Pada perdagangan Jumat (5/4/2024), saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengalami kenaikan signifikan sebesar 8,94 persen menjadi Rp6.450 per saham, dibandingkan dengan peningkatan sebelumnya sebesar 3,52 persen pada hari sebelumnya.
Dalam rentang waktu seminggu, saham BREN telah melonjak sebesar 19,53 persen.
Kabar baik datang dari PT Barito Wind Energy (Barito Wind), anak perusahaan BREN, yang berhasil menyelesaikan akuisisi 99,99 persen saham di PT UPC Sidrap Bayu Energy (Sidrap), perusahaan yang bergerak di sektor energi angin.
Akuisisi ini dilakukan dari beberapa entitas seperti UPC Renewables Asia Pacific Holding Pte. Ltd., ACEN Renewables International Pte. Ltd., dan lainnya.
Sidrap, yang berlokasi di Sulawesi Selatan, merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga angin terkemuka di Indonesia dengan kapasitas 75 MW.
Akuisisi ini juga mencakup PT Operation and Maintenance Indonesia (OMI), yang mendukung operasional Sidrap.
CEO Barito Renewables, Hendra Tan, mengungkapkan kegembiraannya terhadap akuisisi ini dan menyoroti komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan energi berkelanjutan di Indonesia.
Pendanaan untuk akuisisi ini didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI, menegaskan komitmen bersama dalam mengembangkan energi terbarukan di masa depan.
Selain akuisisi Sidrap dan OMI, Barito Wind telah menyelesaikan akuisisi tiga aset pengembangan pembangkit tenaga angin dengan kapasitas gabungan potensial 320 MW di Sulawesi Selatan, Sukabumi, dan Lombok.
Kenaikan saham BREN juga berdampak positif pada saham-saham perusahaan lain yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu, seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja bisnis kelompok perusahaan Prajogo.






