JurnalLugas.Com – Pendapatan usaha anak perusahaan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) meningkat pesat, mencapai Rp505,68 miliar, meningkat 38 persen dari tahun sebelumnya. Laba kotor juga meningkat hingga 96 persen menjadi Rp114,15 miliar.
Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP, menyebutkan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil dari komitmen WSBP dalam menerapkan strategi bisnis dan pemasaran yang efektif.
Pendapatan usaha yang mengalami peningkatan signifikan didukung oleh berbagai lini bisnis WSBP, dengan segmen Precast sebagai penyumbang terbesar, diikuti oleh segmen Readymix dan Jasa Konstruksi.
Menurut Fandy, kemampuan WSBP dalam memproduksi produk Precast menjadi faktor kunci dalam peningkatan pendapatan usaha. Kualitas produk WSBP juga menjadi kunci kepercayaan pelanggan dalam membangun infrastruktur di Indonesia.
WSBP juga mencatatkan margin laba kotor sebesar 22,5 persen, dengan penjualan produk beton precast menjadi pendorong utama.
Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan profitabilitas operasional melalui optimalisasi proses produksi.
Hingga Maret 2024, WSBP sedang mengerjakan beberapa proyek besar, dengan komitmen untuk efisiensi yang terbukti berhasil dengan adanya penurunan beban kantor dan implementasi program digitalisasi.
Penerapan virtual monitoring dan green office juga membantu mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi biaya.
Laporan keuangan WSBP Triwulan I/2024 juga mencatat penurunan beban non-contributing plant sebesar 71%, yang disebabkan oleh peningkatan produksi dan optimalisasi biaya.
Program transformasi seperti optimalisasi utilitas, digitalisasi, dan kemampuan menjangkau pasar eksternal yang lebih luas juga mendukung peningkatan kinerja perusahaan.
WSBP menerapkan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) untuk menjamin kehandalan laporan keuangan dan melindungi kepentingan para pemangku kepentingan.
Fandy menegaskan bahwa WSBP akan terus melakukan transformasi bisnis dan meningkatkan kinerja dengan menerapkan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko yang baik.






