JurnalLugas.Com – Organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), akan mendapatkan kewenangan untuk mengelola Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) mulai pekan depan. Penunjukan ini menunjukkan kepercayaan besar pemerintah terhadap NU dalam mengelola sektor pertambangan yang strategis.
Penunjukan Gudfan Arif Ghofur
Untuk mengurus usaha pertambangan ini, NU telah menunjuk Gudfan Arif Ghofur sebagai pelaksana tugas Bendahara Umum (Bendum). Gudfan memiliki latar belakang yang kuat baik dalam bidang keagamaan maupun bisnis, menjadikannya pilihan yang tepat untuk posisi ini.
Profil Gudfan Arif Ghofur
Gudfan Arif Ghofur adalah putra dari KH Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan, Jawa Timur. Dia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Darul Ulum Jombang dan telah aktif dalam dunia bisnis sejak tahun 2003. Pengalaman panjangnya di berbagai sektor bisnis, termasuk minyak dan gas, petrokimia, teknologi informasi, telekomunikasi, dan pertambangan batubara, memberikan bekal yang cukup untuk mengelola WIUPK ini.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa NU akan mengelola WIUPK yang sebelumnya merupakan lahan PT Kaltim Prima Coal (KPC). KPC adalah anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang dimiliki oleh Grup Bakrie. Proses ini menunjukkan kolaborasi antara pemerintah dan NU dalam memanfaatkan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyat.
Dengan penunjukan ini, NU tidak hanya akan berperan dalam sektor keagamaan dan sosial, tetapi juga akan terlibat aktif dalam sektor ekonomi strategis nasional. Keberhasilan NU dalam mengelola WIUPK ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang dikelola.
Melalui langkah ini, NU menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya berperan dalam bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi nasional.






