JurnalLugas.Com – PT Pertamina (Persero) sedang mengkaji rencana strategis untuk mengakuisisi sebuah perusahaan di Brasil yang berpotensi menjadi pemasok utama gula dan etanol. Rencana akuisisi ini dijalankan oleh subholding PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional di era transisi energi.
Komitmen Pertamina terhadap Energi Baru Terbarukan
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa kajian ini dilakukan secara mendalam untuk memastikan hasil terbaik. “Pertamina menjalankan amanat pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya dalam mencari sumber energi baru terbarukan,” ujarnya pada Rabu, 12 Juni 2024.
Dalam konfirmasi terpisah, Corporate Secretary Pertamina NRE, Dicky Septriadi, menjelaskan bahwa perusahaan yang diakuisisi akan menjadi pemasok etanol untuk produksi bioetanol. “Fokus kami adalah pada bioetanol, dan kami berharap feedstock-nya dapat terjaga dengan baik,” kata Dicky.
Lokasi Pengolahan Bioetanol dan Tantangan yang Dihadapi
Pembahasan kajian juga meliputi lokasi pengolahan bioetanol, yang salah satu opsinya adalah di lahan Merauke. Dicky menambahkan bahwa setiap proyek pasti menghadapi tantangan, tetapi ia optimis bahwa solusi selalu ada untuk mengatasi setiap hambatan tersebut.
Dukungan Pemerintah dalam Transisi Energi
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah memutuskan Pertamina akan melakukan akuisisi perusahaan di Brasil. “Saat ini sedang dilakukan due diligence untuk memastikan kelayakan perusahaan yang akan diakuisisi sebagai pemasok gula dan etanol,” ungkap Luhut dalam acara ulang tahun Hipmi pada Senin, 10 Juni 2024.
Luhut menegaskan bahwa pemerintah berencana melakukan transisi bertahap ke bioetanol guna meningkatkan kualitas udara, terutama di Jakarta. “Kami akan mengganti bensin secara bertahap dengan bioetanol dan menurunkan kadar sulfur dari 500 ppm menjadi 50 ppm atau 60 ppm,” jelasnya.
Target Pertamina dalam 2-3 Tahun Mendatang
Luhut optimis bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Pertamina akan mampu mencapai target tersebut. “Dengan memiliki sumber energi dan gula di Brasil, Pertamina akan memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkasnya.
Melalui langkah strategis ini, Pertamina menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mencari sumber energi yang lebih bersih dan terbarukan.





