Harga Minyak Sawit Mentah (CPO) Turun di Bursa Malaysia Koreksi Harga Minyak Nabati Pesaing Menyeret ke Zona Merah

JurnalLugas.Com – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mengalami penurunan dalam perdagangan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh koreksi harga minyak nabati pesaing yang ikut menyeret harga CPO ke zona merah.

Pada Kamis, 5 Juli 2024, harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman September ditutup di angka MYR 4.067 per ton. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 0,37% dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Harga Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia Anjlok Relative Strength Index (RSI) Bearish

Penurunan ini menandai hari kedua berturut-turut harga CPO mengalami penurunan. Selama dua hari tersebut, harga CPO mengalami penurunan total sebesar 0,56%.

Namun, jika melihat dalam sepekan terakhir, harga CPO masih menunjukkan kenaikan sebesar 4,42% secara point-to-point. Dalam periode sebulan terakhir, harga CPO juga tercatat naik sebesar 4,1%.

Harga minyak nabati pesaing, seperti minyak kedelai dan minyak rapeseed, turut mempengaruhi harga CPO. Kemarin, harga minyak kedelai di bursa Dalian, China, turun sebesar 0,5%. Sementara itu, harga minyak rapeseed turun tipis sebesar 0,01%.

Baca Juga  Harga CPO Tergelincir Empat Pekan Nonstop, Investor Diminta Hati-hati

Ketika harga minyak nabati pesaing lebih murah, daya tarik penggunaan CPO menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan permintaan turun dan pada akhirnya harga CPO pun mengikuti tren penurunan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait