Penuhi TKDN 40 persen Perusahaan Otomotif asal Vietnam VinFast Bangun Pabrik di Subang Jabar

JurnalLugas.Com – VinFast, perusahaan otomotif asal Vietnam, resmi mengumumkan investasi besar di Indonesia dengan mendirikan pabrik perakitan di Subang, Jawa Barat (Jabar). Pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi tahun depan dan menjadi pabrik pertama VinFast di kawasan ASEAN di luar Vietnam. Pabrik ini diharapkan mampu memenuhi nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.

Langkah strategis ini menunjukkan komitmen kuat VinFast untuk memasarkan kendaraannya di pasar Indonesia. Dengan investasi sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 3,23 triliun, pabrik ini diharapkan mampu memproduksi hingga 50 ribu unit kendaraan per tahun.

Bacaan Lainnya

Plt Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Putu Juli Ardika, menyampaikan harapannya agar pabrik ini bisa memenuhi nilai TKDN 40 persen. Ia menjelaskan bahwa pabrik ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung penggunaan konten lokal secara optimal.

Baca Juga  VinFast Investasi PLTS dan PLTB Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang

“VinFast ini memang dirancang untuk pasar ASEAN. Semua negara di ASEAN akan mendukungnya, sehingga TKDN-nya bisa maksimal,” ujar Putu kepada wartawan, Senin (15/7/2024). “Dengan dukungan industri komponen yang sudah ada, kita berharap pabrik ini bisa mencapai TKDN 40 persen, bahkan lebih tinggi dari pabrikan lain.”

Saat ini, VinFast telah memasarkan beberapa model kendaraan di Indonesia, seperti VF e34 dan VF 5, yang diimpor utuh dari Vietnam dengan konfigurasi setir kanan. Namun, belum diketahui apakah model-model ini akan diproduksi secara lokal di masa depan atau VinFast akan meluncurkan model baru yang diproduksi di pabrik Subang.

CEO PT VinFast Automobile Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah pembangunan pabrik dan pemenuhan nilai TKDN minimal 40 persen, dengan target meningkat menjadi 60 persen pada 2026.

Baca Juga  Henry Tanoto Vice President Director TAM Penjualan Mobil Baru Menurun Adanya Pemilu, Gaikindo Wholesales Pabrik ke Diler Turun 22,6 persen

“Kami berdiskusi dengan seluruh penyuplai yang sudah bekerja sama dengan pabrik di Vietnam. Diskusi ini bertujuan untuk memahami kebutuhan agar harga produk tetap bersaing, sambil memanfaatkan rantai pasokan yang sudah ada di pasar,” jelas Temmy.

Dengan investasi ini, VinFast menunjukkan keseriusannya untuk berkontribusi pada industri otomotif Indonesia dan mendukung peningkatan penggunaan komponen lokal dalam setiap kendaraannya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait