JurnalLugas.Com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, baru-baru ini mengangkat Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Agus Martowardjojo.
Burhanuddin Abdullah memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 1974, serta gelar Master of Arts (M.A.) di bidang Ekonomi dari Universitas Negeri Michigan, AS, pada tahun 1984. Dia juga menerima gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ekonomi dari Universitas Diponegoro pada tahun 2006.
Karirnya mencakup berbagai jabatan prestisius, termasuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di bawah Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Gubernur Bank Indonesia, dan Gubernur untuk International Monetary Fund (IMF) di Indonesia. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) serta memiliki pengalaman luas di Bank Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Burhanuddin Abdullah aktif dalam dunia politik, pernah menjadi Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. Penunjukan Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung pengelolaan perusahaan BUMN secara efektif dan profesional.






