Sempat Jatuh Harga CPO Kembali Bergairah di Bursa Malaysia Melonjak

JurnalLugas.Com – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mengalami peningkatan pada perdagangan terakhir setelah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada Kamis, 8 Agustus 2024, harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman Oktober ditutup pada MYR 3.702 per ton, mencatat kenaikan sebesar 0,14% dibandingkan dengan harga penutupan hari sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi setelah harga CPO mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, yang membawa harga CPO ke titik terendah dalam tujuh bulan terakhir. Meski demikian, tren negatif masih membayangi harga CPO. Dalam satu minggu terakhir, harga CPO tercatat turun 2,8% secara point-to-point, sementara dalam sebulan terakhir, harga mengalami penurunan sebesar 5,2%.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Harga CPO di pasar berjangka Malaysia Melorot Trading Fundamental Penawaran CPO

Kenaikan harga CPO ini didorong oleh aksi bargain buying atau pembelian saat harga murah yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Selain itu, kenaikan harga minyak nabati lainnya juga turut mempengaruhi pergerakan harga CPO. Sebagai contoh, harga minyak kedelai di bursa Dalian, China, mengalami kenaikan sebesar 0,78%, sementara harga minyak rapeseed melonjak hingga 1,84% pada perdagangan kemarin.

Harga CPO yang lebih kompetitif dibandingkan dengan minyak nabati lainnya memberikan keuntungan bagi pengguna CPO. Hal ini karena minyak sawit mentah sering digunakan sebagai alternatif atau pengganti minyak nabati lainnya dalam berbagai aplikasi industri. Meskipun demikian, tekanan pada harga CPO masih kuat, mengingat tren penurunan yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga  Harga Minyak Sawit Mentah (CPO) Naik Sentimen Pelemahan Ringgit Malaysia

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi sedikit kenaikan, harga CPO belum sepenuhnya keluar dari tren penurunan yang terjadi. Pasar CPO masih harus menghadapi tantangan, terutama dari sisi persaingan dengan minyak nabati lainnya yang juga memainkan peran penting dalam menentukan arah harga komoditas ini di pasar global.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait