JurnalLugas.Com – Pada 12 Agustus 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan perkembangan terbaru harga sembako di pasar eceran nasional. Data yang dihimpun dari Panel Harga Bapanas menunjukkan bahwa sejumlah komoditas pangan mengalami fluktuasi harga, baik kenaikan maupun penurunan, yang memengaruhi daya beli masyarakat.
Harga Beras dan Bawang Merah
Beras, sebagai salah satu kebutuhan pokok utama, mencatat kenaikan pada jenis beras premium sebesar 0,45 persen atau Rp70, sehingga harganya menjadi Rp15.620 per kilogram (kg). Sementara itu, beras medium mengalami penurunan tipis sebesar 0,15 persen atau Rp20 menjadi Rp13.590 per kg. Selain itu, harga beras SPHP Bulog juga turun tipis 0,24 persen atau Rp30, menetap di Rp12.630 per kg.
Bawang merah, salah satu bumbu dapur yang vital, mengalami kenaikan sebesar 1,49 persen atau Rp390, sehingga harganya menjadi Rp26.560 per kg. Di sisi lain, bawang putih bonggol juga tercatat naik 2,01 persen atau Rp800, mencapai harga Rp40.600 per kg.
Harga Daging, Ayam, dan Telur
Dalam kategori protein hewani, harga daging sapi murni turun tipis sebesar 0,13 persen atau Rp80 menjadi Rp135.160 per kg. Daging ayam ras juga mencatat penurunan serupa sebesar 0,23 persen atau Rp80, menjadi Rp35.040 per kg. Namun, berbeda dengan telur ayam ras yang mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 2,33 persen atau Rp670, mencapai harga Rp29.480 per kg.
Harga Kedelai, Gula, dan Minyak Goreng
Kedelai biji kering impor yang sering digunakan sebagai bahan baku tempe dan tahu, mencatat kenaikan harga sebesar 2,51 persen atau Rp300 menjadi Rp12.250 per kg. Sementara itu, harga gula konsumsi juga meningkat sebesar 1,87 persen atau Rp320, menjadikannya Rp18.250 per kg. Untuk minyak goreng, terdapat perbedaan tren antara kemasan sederhana yang naik tipis sebesar 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp18.250 per kg, sedangkan minyak goreng curah justru turun 1,06 persen atau Rp170, menjadi Rp15.890 per kg.
Pergerakan Harga Komoditas Lainnya
Komoditas lain seperti tepung terigu curah naik tipis 0,49 persen atau Rp50 menjadi Rp10.290 per kg, sementara tepung terigu non-curah naik 0,90 persen atau Rp120 menjadi Rp13.400 per kg. Jagung, yang merupakan bahan baku pakan ternak, juga mengalami kenaikan sebesar 2,60 persen atau Rp150 menjadi Rp5.910 per kg.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung melonjak signifikan sebesar 6,16 persen atau Rp2.280 menjadi Rp39.320 per kg. Ikan tongkol naik 5,39 persen atau Rp1.680 menjadi Rp32.840 per kg, dan ikan bandeng mencatat kenaikan tipis 0,46 persen atau Rp150 menjadi Rp32.880 per kg.
Pergerakan harga ini menjadi indikator penting bagi konsumen dan pelaku usaha dalam merencanakan anggaran dan strategi pemasaran mereka. Bapanas terus memantau perkembangan harga sembako ini guna memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh Indonesia.






