Gurihnya Saham Rokok GGRM HMSP dan WIIM Kompak Menghijau Akibat Kebijakan CHT

JurnalLugas.Com – Pada Selasa 20 Agustus 2024, saham produsen rokok kembali menunjukkan penguatan, melanjutkan tren positif yang terjadi pada Senin 19 Agustus 2024. Pelaku pasar tampaknya berekspektasi akan adanya perubahan dalam kebijakan tarif cukai rokok ke depan, yang mempengaruhi pergerakan saham di sektor ini.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 10.15 WIB, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mengalami kenaikan sebesar 3,40 persen, mencapai harga Rp16.750 per saham. Sebelumnya, pada Senin, saham GGRM meroket dengan peningkatan 8,18 persen menjelang penutupan pasar.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Target Cukai 2026 Rp336 Triliun Dianggap Realistis, DJBC Permintaan Pita Cukai Ugal-ugalan

Tidak hanya GGRM, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) juga turut menguat, naik 1,30 persen menjadi Rp780 per saham. Pada hari sebelumnya, saham HMSP melonjak drastis sebesar 15,79 persen, dengan penguatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB setelah pergerakan sideways sepanjang hari.

Saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) juga tidak ketinggalan, naik 2,02 persen pada Selasa, setelah sebelumnya meningkat 8,79 persen pada Senin.

Kenaikan mendadak pada saham-saham rokok ini dikaitkan dengan kebijakan terbaru terkait tarif cukai hasil tembakau (CHT). Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, tarif cukai rokok mengalami kenaikan signifikan hingga 100 persen secara akumulatif, yang berdampak pada penurunan laba perusahaan-perusahaan di sektor ini.

Pemerintah telah menetapkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau sebesar 10 persen dan cukai rokok elektrik sebesar 15 persen pada tahun 2024.

Baca Juga  Saham Rokok Kembali Bergairah GGRM dan HMSP Mengoda Investor

Menurut Muhammad Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information dari Mirae Asset Sekuritas, pasar saat ini terus memantau dinamika terkait kebijakan cukai rokok.

Nafan menjelaskan bahwa prospek kinerja industri rokok tahun ini cenderung melambat, terutama setelah penurunan kinerja baik dari sisi top line maupun bottom line pada semester I-2024. Meski begitu, ia berharap adanya perbaikan kinerja di semester II-2024.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait