JurnalLugas.Com – Partai Buruh berpotensi membentuk koalisi baru guna mendukung Anies Baswedan sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jakarta 2024. Ketua Tim Pilkada Partai Buruh, Said Salahuddin, menyatakan bahwa peluang Anies untuk maju masih terbuka lebar. Hingga Kamis, 29 Agustus 2024, pendaftaran pasangan calon kepala daerah masih dibuka hingga pukul 23.59 WIB.
Menurut Said, partai politik yang sudah mendaftarkan pasangan calon masih dapat melakukan pendaftaran ulang selama periode pendaftaran masih berlaku. Jika terjadi dukungan ganda, KPU akan melakukan klarifikasi dengan partai politik terkait.
“Kita tunggu besok untuk melihat kemungkinan terbentuknya koalisi baru yang bisa mengusung Pak Anies Baswedan. Jika ada peluang, puluhan ribu anggota Partai Buruh bersama warga Jakarta siap mengawal pendaftaran Pak Anies di KPU,” ujar Said.
Untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, syarat minimal ambang batas pencalonan adalah 454.885 suara sah atau 7,5 persen. Saat ini, KPU Jakarta telah menerima dukungan dari 13 partai politik untuk pasangan Ridwan Kamil dan Suswono. Di sisi lain, Pramono Anung dan Rano Karno didukung oleh PDIP.
Masih ada empat partai yang belum memberikan dukungannya, yaitu Partai Buruh, PKN, Partai Ummat, dan Hanura. Namun, PKN sedang bersiap untuk mendukung Ridwan Kamil-Suswono. Jika Partai Buruh, Partai Ummat, dan Hanura berkoalisi untuk mengusung Anies, jumlah suara yang mereka miliki hanya mencapai 152.777. Mereka masih membutuhkan tambahan 302.108 suara untuk memenuhi syarat minimal pencalonan.
Daftar Perolehan Suara Partai Politik di Pileg Jakarta 2024:
- PKS: 1.012.028 suara
- PDIP: 850.174 suara
- Gerindra: 728.297 suara
- NasDem: 545.235 suara
- Golkar: 517.819 suara
- PKB: 470.682 suara
- PSI: 465.936 suara
- PAN: 455.906 suara
- Demokrat: 444.314 suara
- Perindo: 160.203 suara
- PPP: 153.240 suara
- Partai Buruh: 69.969 suara
- Partai Gelora: 62.850 suara
- Partai Ummat: 56.271 suara
- Hanura: 26.537 suara
- PKN: 19.204 suara
- PBB: 15.750 suara
- Garuda: 12.826 suara
Dalam situasi ini, Partai Buruh harus mempertimbangkan dengan cermat langkah strategis untuk mengamankan peluang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.






