Tabel Pinjaman UMKM Bank Syariah Indonesia Plafon Tenor dan Angsuran Per Bulan

Background and texture of Indonesian Rupiah currency ,money banknotes ,Focus on number 1 on banknote

JurnalLugas.Com – Pinjaman untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu solusi bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis. Bank syariah di Indonesia menyediakan pembiayaan UMKM berbasis prinsip syariah, yang bebas dari unsur riba. Dengan pilihan plafon yang beragam dan tenor yang fleksibel, pembiayaan UMKM dari bank syariah dapat disesuaikan dengan kemampuan usaha.

Berikut adalah tabel pinjaman UMKM dari beberapa bank syariah di Indonesia, lengkap dengan plafon pinjaman, tenor, dan perkiraan angsuran per bulan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  KUR Syariah BSI Tembus Rp1,65 Triliun, UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Halal

1. Bank Syariah A: Pembiayaan UMKM

Plafon PinjamanTenorAngsuran Per Bulan
Rp 10 juta – Rp 50 juta1 – 3 tahunRp 300 ribu – Rp 1 juta
Rp 50 juta – Rp 250 juta2 – 5 tahunRp 1 juta – Rp 4 juta
Rp 250 juta – Rp 1 miliar3 – 8 tahunRp 4 juta – Rp 10 juta

2. Bank Syariah B: Pembiayaan Usaha Mikro

Plafon PinjamanTenorAngsuran Per Bulan
Rp 15 juta – Rp 100 juta1 – 4 tahunRp 400 ribu – Rp 2,5 juta
Rp 100 juta – Rp 500 juta2 – 7 tahunRp 2,5 juta – Rp 6 juta
Rp 500 juta – Rp 2 miliar3 – 10 tahunRp 6 juta – Rp 15 juta

3. Bank Syariah C: Pembiayaan UMKM Syariah

Plafon PinjamanTenorAngsuran Per Bulan
Rp 20 juta – Rp 75 juta1 – 3 tahunRp 500 ribu – Rp 1,5 juta
Rp 75 juta – Rp 500 juta2 – 6 tahunRp 1,5 juta – Rp 5 juta
Rp 500 juta – Rp 1,5 miliar3 – 9 tahunRp 5 juta – Rp 12 juta

4. Bank Syariah D: Pembiayaan UMKM Mikro Kecil

Plafon PinjamanTenorAngsuran Per Bulan
Rp 10 juta – Rp 25 juta1 – 2 tahunRp 250 ribu – Rp 750 ribu
Rp 25 juta – Rp 100 juta1 – 4 tahunRp 750 ribu – Rp 2 juta
Rp 100 juta – Rp 500 juta2 – 6 tahunRp 2 juta – Rp 6 juta

Keunggulan Pinjaman UMKM di Bank Syariah

  1. Tanpa Riba: Semua produk pembiayaan mengikuti prinsip syariah yang bebas dari bunga (riba), menggunakan sistem bagi hasil yang adil.
  2. Proses Mudah: Pengajuan pinjaman UMKM relatif mudah dengan persyaratan yang tidak terlalu kompleks.
  3. Fleksibilitas Tenor: Tenor pinjaman dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan pelaku usaha, dari jangka pendek hingga panjang.
  4. Angsuran Terjangkau: Angsuran yang ditawarkan relatif terjangkau dan bisa diatur sesuai dengan kemampuan finansial usaha.
Baca Juga  Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.030 Triliun, OJK Inovasi & Akses Semua Masyarakat

Bank syariah di Indonesia menawarkan berbagai pilihan pembiayaan UMKM dengan plafon, tenor, dan angsuran yang bervariasi. Pembiayaan ini memungkinkan para pengusaha untuk mendapatkan modal usaha tanpa khawatir dengan riba. Sebelum memilih, pastikan untuk mempertimbangkan plafon pinjaman dan tenor yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait