JurnalLugas.Com – Harga sejumlah komoditas pangan di Indonesia mengalami kenaikan pada Rabu, 18 September 2024. Kenaikan ini meliputi bawang putih bonggol, bawang merah, hingga cabai merah keriting. Berdasarkan data yang dirilis oleh Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pukul 07.50 WIB, tren kenaikan ini terlihat signifikan pada beberapa komoditas utama.
Kenaikan Harga Bawang dan Cabai
Bawang putih bonggol menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup tajam. Harga rata-rata nasional di tingkat eceran tercatat mencapai Rp41.470 per kilogram, naik dari Rp39.660 per kilogram sehari sebelumnya. Kenaikan ini diperkirakan akibat tingginya permintaan serta terbatasnya pasokan di beberapa daerah.
Selain itu, harga bawang merah juga mengalami lonjakan sebesar Rp1.400 dibandingkan pekan lalu, dengan harga mencapai Rp27.840 per kilogram. Cabai merah keriting pun tak luput dari kenaikan, di mana saat ini dijual dengan harga Rp35.720 per kilogram, sementara cabai rawit merah mencapai Rp46.240 per kilogram.
Kenaikan Harga Daging Ayam dan Telur
Selain komoditas sayuran, harga daging ayam ras juga terpantau naik. Saat ini, daging ayam ras dijual dengan harga Rp35.770 per kilogram. Kenaikan ini juga diikuti oleh telur ayam ras yang sekarang berada di harga rata-rata Rp29.200 per kilogram. Lonjakan harga pada produk hewani ini sering kali disebabkan oleh fluktuasi biaya produksi, termasuk pakan ternak.
Beras dan Minyak Goreng
Beras sebagai bahan pangan pokok juga mengalami peningkatan harga. Harga beras premium kini mencapai Rp15.590 per kilogram, sedangkan beras medium berada di angka Rp13.630 per kilogram. Beras SPHP (Stabilisasi Harga Pangan) dijual dengan harga lebih rendah yaitu Rp12.570 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah berada pada kisaran Rp16.190 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana tercatat sebesar Rp18.480 per liter. Kenaikan harga minyak goreng ini kemungkinan dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan baku seperti kelapa sawit di pasar internasional.
Kenaikan Harga Gula dan Tepung Terigu
Tidak hanya minyak goreng, harga gula konsumsi juga mengalami kenaikan, di mana saat ini rata-rata dijual seharga Rp18.030 per kilogram. Sementara itu, harga tepung terigu kemasan mencapai Rp13.210 per kilogram, dengan terigu curah berada di angka Rp10.200 per kilogram.
Penurunan Harga Ikan dan Daging Sapi
Meski banyak komoditas yang mengalami kenaikan harga, beberapa komoditas justru mengalami penurunan. Harga ikan tongkol turun menjadi Rp31.830 per kilogram, ikan kembung Rp37.590 per kilogram, dan ikan bandeng berada di harga Rp31.900 per kilogram. Penurunan ini mungkin disebabkan oleh peningkatan hasil tangkapan nelayan di beberapa daerah.
Selain ikan, harga daging sapi murni juga mengalami penurunan sebesar Rp3.000 menjadi Rp131.640 per kilogram. Meskipun demikian, daging sapi tetap menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi di pasar.
Kenaikan harga beberapa komoditas pangan ini memberikan tantangan bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi inflasi pangan. Penting untuk terus memantau pergerakan harga di pasar dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.






