Ketum PWI Tidak Ada Dualisme Pengurus Zulmansyah Kita Tunggu AHU Kemenkumham

JurnalLugas.Com – Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan di dalam organisasi setelah terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 18 Agustus 2024.

Menurut Zulmansyah, PWI hasil KLB ini dianggap sah berdasarkan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku. Hal ini disampaikan dalam keterangannya di Jakarta pada 19 September 2024, setelah rapat pleno perdana PWI di Jakarta pada 18 September.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak ada dualisme. Kami menganggap PWI hasil KLB ini adalah PWI yang sah karena itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI Pusat yang berlaku sesuai konstitusi yang ada di PWI,” kata Zulmansyah, Kamis 19 September 2024.

Baca Juga  Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030

Proses pemilihan Zulmansyah sebagai Ketua Umum dilakukan sesuai dengan PD/PRT PWI Pusat. Seluruh senior anggota Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat PWI juga mendukung kepengurusan baru hasil KLB.

Zulmansyah menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu penetapan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Penetapan ini penting untuk menegaskan legalitas kepengurusan PWI periode 2023-2028.

“Aktenya kita sudah jadi, kepengurusan baru sudah jadi, tinggal kendalanya di AHU. AHU ini penting untuk legalitas secara formal PWI Pusat, sekarang sedang berproses,” jelasnya.

Beliau berharap Kemenkumham segera mengeluarkan AHU dan surat penetapan kepengurusan PWI Pusat hasil KLB demi kelancaran proses organisasi.

Setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum, Zulmansyah beserta pengurus langsung menempati Kantor PWI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta. Mereka juga melantik pengurus PWI di tiga provinsi serta menetapkan Provinsi Riau sebagai lokasi peringatan Hari Pers Nasional.

Baca Juga  Dugaan Penipuan Penggelapan DK PWI Laporkan Hendry Ch Bangun dan Sayid Iskandarsyah

PWI juga akan menggelar berbagai kegiatan, termasuk Uji Kompetisi Wartawan (UKW) di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembalikan marwah dan kemuliaan PWI setelah rentetan masalah yang melanda.

Zulmansyah menekankan pentingnya upaya bersama dalam mengangkat kembali marwah PWI melalui kegiatan yang bermanfaat bagi wartawan dan masyarakat. Semua langkah ini diharapkan dapat memperkuat PWI sebagai organisasi wartawan yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua pihak.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait