JurnalLugas.Com — Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan kualitas jurnalisme nasional melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berskala nasional.
Program tersebut menargetkan sebanyak 10 ribu wartawan di berbagai daerah mengikuti UKW secara bertahap guna memperkuat profesionalisme insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengatakan kerja sama resmi antara PWI dan Mabes Polri segera dituangkan dalam nota kesepahaman yang akan diteken dalam waktu dekat.
“Kami bersama Mabes Polri ingin meningkatkan kualitas SDM wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi,” ujar Munir saat menghadiri kegiatan UKW di Kota Jambi, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut dia, program serupa saat ini telah mulai dijalankan oleh Polda Metro Jaya dengan melibatkan sekitar 100 wartawan.
Ke depan, pelaksanaan UKW akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia sesuai kebutuhan dan kuota masing-masing daerah.
Munir menjelaskan seluruh biaya pelaksanaan UKW dalam program kerja sama tersebut akan didukung melalui anggaran kepolisian.
Langkah ini dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas kerja jurnalistik sekaligus memperkuat perlindungan profesi wartawan di Indonesia.
Di tengah maraknya penyebaran informasi digital dan derasnya arus konten media sosial, keberadaan wartawan yang kompeten disebut menjadi kebutuhan penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya.
PWI menilai uji kompetensi menjadi salah satu instrumen utama untuk memastikan seorang jurnalis memiliki standar profesional dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, sahih, dan bermanfaat bagi publik.
“Harapannya masyarakat mendapatkan informasi yang benar, dan itu lahir dari wartawan yang kompeten,” kata Munir.
Program UKW ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk jurnalistik nasional sehingga media dapat menjadi rujukan informasi terpercaya di tengah meningkatnya tantangan disinformasi dan hoaks.
Selain fokus pada peningkatan kompetensi, sinergi antara PWI dan Polri juga dipandang sebagai langkah memperkuat hubungan kelembagaan antara aparat penegak hukum dan insan pers dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat.
Pelaksanaan UKW secara masif tersebut diproyeksikan menjadi salah satu program peningkatan kapasitas wartawan terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.
Baca berita terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(Soefriyanto)






