JurnalLugas.Com – Harga sejumlah komoditas pangan di Indonesia terpantau naik pada Jumat pagi, 20 September 2024. Kenaikan harga ini meliputi beberapa bahan pokok yang sering dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), berikut adalah perkembangan harga rata-rata nasional beberapa komoditas pangan.
Kenaikan Harga Cabai dan Bawang
Pada tingkat eceran, harga cabai rawit merah mencapai Rp46.310 per kilogram (kg), naik dari Rp45.220 per kg sehari sebelumnya. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan, menjadi Rp35.980 per kg. Selain itu, harga bawang putih bonggol tercatat naik menjadi Rp40.130 per kg, dan bawang merah menjadi Rp27.520 per kg.
Komoditas Lain yang Naik
Selain cabai dan bawang, harga daging ayam ras juga naik menjadi Rp35.260 per kg, dan telur ayam ras naik ke angka Rp29.230 per kg. Untuk beras, baik beras premium maupun beras medium sama-sama berada di harga Rp15.600 per kg, sedangkan beras SPHP dijual dengan harga Rp12.570 per kg.
Minyak goreng curah saat ini dihargai Rp16.150 per liter, sementara minyak goreng kemasan sederhana dipatok pada harga Rp18.300 per liter. Gula konsumsi mengalami kenaikan harga menjadi Rp17.840 per kg, dan tepung terigu kemasan dijual dengan harga Rp13.050 per kg, sedangkan terigu curah dihargai Rp10.170 per kg.
Penurunan Harga pada Beberapa Komoditas
Meskipun beberapa harga bahan pangan naik, terdapat penurunan harga pada beberapa komoditas. Ikan tongkol turun menjadi Rp31.820 per kg, ikan bandeng kini dijual dengan harga Rp32.890 per kg. Namun, ikan kembung justru naik menjadi Rp39.180 per kg.
Harga daging sapi murni juga mengalami penurunan, menjadi Rp134.010 per kg.
Kenaikan harga komoditas pangan ini diperkirakan akan berdampak pada daya beli masyarakat, terutama untuk kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, daging, dan minyak goreng. Masyarakat perlu lebih waspada dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang masih terjadi.





