Harga Cabai Merah Keriting Naik Diikuti Beras dan Bawang

JurnalLugas.Com – Pada Kamis, 3 Oktober 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya kenaikan harga pada mayoritas komoditas pangan di Indonesia. Kenaikan ini terjadi pada sejumlah bahan pokok penting seperti beras, bawang, hingga cabai merah keriting. Berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Bapanas yang diakses pada pukul 09.00 WIB, berbagai komoditas mengalami fluktuasi harga yang signifikan, dengan beberapa di antaranya mencatat kenaikan yang cukup besar.

Kenaikan Harga Beras

Beras menjadi salah satu komoditas yang paling mendapat sorotan. Harga beras premium naik sebesar 1,29% atau Rp200 menjadi Rp15.710 per kilogram. Selain itu, harga beras medium juga mengalami peningkatan sebesar 0,44% atau Rp60 sehingga mencapai Rp13.640 per kilogram. Sebaliknya, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dikelola Bulog justru turun tipis sebesar 0,07% atau Rp10 menjadi Rp12.560 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Bawang dan Cabai Alami Lonjakan Harga

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang dan cabai. Bawang merah mengalami peningkatan sebesar 3,78% atau Rp1.070, menjadikan harga per kilogramnya mencapai Rp29.390. Bawang putih bonggol tidak ketinggalan, naik sebesar 2,39% atau Rp950 menjadi Rp40.630 per kilogram.

Baca Juga  Pagi Ini Harga Bawang Cabai Minyak Goreng Beras Kompak Melonjak

Pada komoditas cabai, cabai merah keriting naik signifikan sebesar 3,26% atau Rp1.030 menjadi Rp32.640 per kilogram. Cabai rawit merah pun mencatat kenaikan 1,87% atau Rp830, menjadikan harga per kilogramnya mencapai Rp45.100.

Fluktuasi Harga Daging, Ayam, dan Telur

Harga daging sapi murni mengalami penurunan sebesar 0,30% atau Rp410 menjadi Rp134.360 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras mengalami kenaikan sebesar 1,83% atau Rp630, mencapai Rp35.150 per kilogram. Harga telur ayam ras juga tidak luput dari kenaikan, yakni sebesar 2,91% atau Rp830, sehingga harga telur mencapai Rp29.350 per kilogram.

Kenaikan dan Penurunan pada Komoditas Lain

Harga kedelai biji kering (impor) juga mengalami kenaikan sebesar 0,83% atau Rp90 menjadi Rp10.880 per kilogram. Gula konsumsi pun naik sebesar 1,06% atau Rp190, dengan harga saat ini berada di Rp18.070 per kilogram.

Di sisi lain, harga minyak goreng kemasan sederhana naik sebesar 0,62% atau Rp110 menjadi Rp18.280 per kilogram. Namun, minyak goreng curah justru mengalami penurunan sebesar 1,04% atau Rp170, menjadi Rp16.220 per kilogram. Begitu juga dengan tepung terigu curah dan non-curah yang masing-masing turun sebesar 0,10% (Rp10) dan 0,15% (Rp20).

Baca Juga  Update Harga Pangan Hari Ini Daging Ayam Cabai dan Beras Naik Tajam

Perubahan Harga pada Jagung, Garam, dan Ikan

Jagung yang banyak digunakan oleh peternak mengalami kenaikan harga cukup tinggi, yaitu sebesar 9,76% atau Rp590 menjadi Rp6.630 per kilogram. Garam halus beryodium juga mencatat kenaikan sebesar 1,74% atau Rp200, dengan harga sekarang menjadi Rp11.700 per kilogram.

Sementara itu, beberapa jenis ikan juga mengalami fluktuasi harga. Ikan kembung naik 4,06% atau Rp1.500 menjadi Rp38.460 per kilogram, sedangkan ikan tongkol naik 0,79% atau Rp250 menjadi Rp31.720 per kilogram. Berbeda dengan kedua jenis ikan tersebut, harga ikan bandeng justru turun sebesar 2,43% atau Rp810, menjadi Rp32.150 per kilogram.

Secara keseluruhan, mayoritas komoditas pangan di Indonesia mengalami kenaikan harga di awal Oktober 2024. Faktor-faktor seperti pasokan, distribusi, dan kondisi cuaca kemungkinan mempengaruhi fluktuasi harga ini. Masyarakat perlu terus memantau perkembangan harga pangan, khususnya bagi para pedagang dan konsumen yang bergantung pada stabilitas harga untuk kebutuhan sehari-hari.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait