JurnalLugas.Com – Dua perusahaan calon emiten, PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) dan PT Master Print Tbk (PTMR), dijadwalkan melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 8 Oktober. Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan dana segar dan memperkuat struktur keuangan masing-masing perusahaan, serta mendukung ekspansi bisnis yang sedang mereka jalankan.
PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN)
Verona Indah Pictures, yang bergerak dalam produksi film, video, dan program televisi, menetapkan harga penawaran saham sebesar Rp195 per saham. Harga ini berada di kisaran tertinggi dari rentang penawaran sebelumnya, yaitu antara Rp190 hingga Rp195 per saham. Melalui IPO ini, perusahaan berencana untuk melepas sebanyak 1,12 miliar saham ke publik, dengan target perolehan dana mencapai Rp218,72 miliar.
Dana hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk dua keperluan utama. Pertama, sebesar 7,7 persen atau sekitar Rp16,83 miliar, akan digunakan untuk mengakuisisi properti berupa tanah dan bangunan seluas 160 meter persegi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Properti ini memiliki hubungan afiliasi dengan Pie Titin Suryani, yang merupakan pengendali perusahaan.
Kedua, sisa dana dari IPO akan dialokasikan untuk modal kerja perusahaan, termasuk untuk pembiayaan produksi film, sinetron, serial digital, serta kegiatan pemasaran dan operasional sehari-hari. Selain itu, Verona Pictures juga akan menerbitkan 560,82 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan sebesar Rp216 per saham. Jika waran ini terealisasi, perusahaan akan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp121,13 miliar, yang juga akan digunakan untuk kebutuhan operasional.
Secara finansial, kinerja Verona Pictures menunjukkan peningkatan yang signifikan. Per 31 Maret 2024, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp67,09 miliar, naik dari Rp43,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih juga melonjak menjadi Rp8,69 miliar dari sebelumnya Rp3,85 miliar. Dengan total aset mencapai Rp346,23 miliar, liabilitas sebesar Rp34 miliar, dan ekuitas senilai Rp312,23 miliar, perusahaan ini menunjukkan kondisi keuangan yang solid.
PT Master Print Tbk (PTMR)
PT Master Print, yang bergerak dalam distribusi dan penyewaan peralatan industri pengemasan, termasuk suku cadang dan layanan servis, menawarkan sebanyak 435 juta saham atau 22,81 persen dari total modal ditempatkan dengan harga penawaran Rp128 per saham. Melalui IPO ini, PTMR menargetkan perolehan dana sebesar Rp55,68 miliar.
Sebagian besar dana IPO, sebesar Rp25,09 miliar, akan digunakan untuk mengakuisisi 99 persen saham PT Global Putra Kusuma (GPK) dari tiga pemegang saham utama, yaitu PT KUS Global Investama, PT Kencana Usaha Sentosa, dan Cindy Kusuma. Sementara sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, seperti pembelian persediaan barang, pengembangan produk baru, serta kegiatan pemasaran dan promosi.
Dari sisi kinerja keuangan, PTMR berhasil meningkatkan laba bersihnya menjadi Rp2,29 miliar per akhir Maret 2024, dari Rp1,59 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan juga tumbuh menjadi Rp26,79 miliar, naik dari Rp20,88 miliar. Perusahaan mencatatkan total ekuitas sebesar Rp41,46 miliar, liabilitas sebesar Rp51,91 miliar, dan total aset sebesar Rp93,37 miliar.
Kedua perusahaan, PT Verona Indah Pictures Tbk dan PT Master Print Tbk, siap memanfaatkan momentum IPO untuk memperkuat keuangan dan mengembangkan bisnis mereka. Dengan fokus pada ekspansi melalui akuisisi dan peningkatan modal kerja, langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan di masa mendatang, serta memberikan peluang bagi para investor untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan tersebut.






