JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginformasikan bahwa harga komoditas pangan di Indonesia mengalami fluktuasi yang signifikan per Selasa, 15 Oktober 2024. Dalam data yang diperoleh dari Panel Harga Bapanas pada pukul 08.00 WIB, terlihat bahwa mayoritas komoditas mengalami kenaikan, meskipun ada juga beberapa yang mencatat penurunan harga.
Kenaikan Harga Pangan
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah daging ayam ras, yang kini dipatok pada harga Rp36.030 per kilogram (kg), naik sebesar 2,18 persen atau Rp770. Selain itu, telur ayam ras juga mengalami peningkatan harga, yaitu sebesar 1,09 persen, menjadi Rp28.880 per kg.
Komoditas lainnya yang mencatat kenaikan adalah gula konsumsi, yang naik 1,23 persen menjadi Rp18.160 per kg, dan minyak goreng kemasan sederhana yang naik sebesar 0,49 persen menjadi Rp18.280 per kg. Kedelai biji kering (impor) juga tercatat naik 2,24 persen, dengan harga mencapai Rp10.970 per kg.
Penurunan Harga Pangan
Di sisi lain, beberapa komoditas pangan menunjukkan penurunan harga. Daging sapi murni mengalami penurunan harga sebesar 3,79 persen, kini menjadi Rp129.630 per kg. Sementara itu, beras medium turun sebesar 0,59 persen menjadi Rp13.470 per kg, dan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog turun 0,08 persen menjadi Rp12.550 per kg.
Harga bawang merah juga tercatat turun 0,59 persen menjadi Rp28.720 per kg, sedangkan cabai merah keriting dan cabai rawit merah masing-masing turun 2,75 persen dan 3,65 persen. Hal ini memberikan dampak positif bagi konsumen yang terbebani oleh harga cabai yang tinggi beberapa waktu lalu.
Komoditas Lainnya
Beberapa komoditas lainnya mengalami perubahan harga yang bervariasi. Tepung terigu curah turun 2,07 persen menjadi Rp10.340 per kg, sedangkan tepung terigu non-curah sedikit naik 0,69 persen menjadi Rp13.190 per kg. Sementara itu, harga jagung di tingkat peternak meningkat 7,62 persen menjadi Rp6.500 per kg, menunjukkan permintaan yang meningkat.
Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung mengalami kenaikan 0,87 persen menjadi Rp37.310 per kg, dan ikan tongkol naik 0,54 persen menjadi Rp31.460 per kg. Di sisi lain, harga ikan bandeng juga naik tipis 0,06 persen menjadi Rp33.260 per kg.
Data harga pangan yang dipublikasikan oleh Bapanas mencerminkan dinamika pasar yang terus berfluktuasi.
Kenaikan pada beberapa komoditas seperti daging ayam ras dan telur ayam ras menunjukkan peningkatan permintaan, sedangkan penurunan pada komoditas seperti daging sapi dan beras memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Untuk menjaga kestabilan harga pangan, perlu adanya pemantauan dan kebijakan yang tepat dari pemerintah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai pergerakan harga ini, diharapkan konsumen dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam pengelolaan anggaran belanja mereka.





