JurnalLugas.Com – Pada Kamis, 5 Desember 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan perkembangan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional. Beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara ada juga yang mencatatkan kenaikan, seperti harga telur ayam.
Harga Pangan Utama: Beras dan Telur
Berdasarkan laporan dari Panel Harga Bapanas pukul 09.00 WIB, harga beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,97 persen atau Rp150, menjadi Rp15.570 per kilogram (kg). Sementara itu, harga beras medium tetap stabil di Rp13.440 per kg, dan beras stabilitas pasokan serta harga pangan (SPHP) Bulog naik tipis sebesar 0,08 persen, menjadi Rp12.520 per kg.
Pada komoditas telur ayam, terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan. Telur ayam ras tercatat naik tipis sebesar 0,25 persen, menjadi Rp28.370 per kg. Kenaikan ini menunjukkan tren harga yang terus meningkat, meskipun tidak terlalu besar.
Komoditas Lainnya: Daging dan Cabai
Harga daging ayam ras juga mengalami penurunan sebesar 1,23 persen atau Rp450, menjadi Rp36.130 per kg. Sebaliknya, harga daging sapi murni naik sebesar 0,67 persen atau Rp900, menjadi Rp135.610 per kg. Begitu pula dengan harga cabai merah keriting yang turun 0,27 persen atau Rp80, menjadi Rp29.890 per kg. Namun, harga cabai rawit merah justru naik sedikit sebesar 0,03 persen, menjadi Rp37.960 per kg.
Minyak Goreng dan Gula: Penurunan Terjadi
Komoditas minyak goreng menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi. Harga minyak goreng curah turun 0,87 persen atau Rp150, menjadi Rp17.150 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana naik sedikit sebesar 0,22 persen atau Rp40, menjadi Rp18.600 per kg. Harga gula konsumsi juga mengalami penurunan 0,95 persen atau Rp170, menjadi Rp17.800 per kg.
Komoditas Lain yang Turun Harga
Komoditas lain yang mencatatkan penurunan harga antara lain tepung terigu, jagung, dan garam. Harga tepung terigu curah turun signifikan sebesar 2,57 persen atau Rp260, menjadi Rp9.870 per kg, sedangkan tepung terigu non-curah turun 0,84 persen atau Rp110, menjadi Rp12.970 per kg. Di sisi lain, harga jagung di tingkat peternak turun 1,34 persen atau Rp80, menjadi Rp5.910 per kg. Harga garam halus beryodium juga turun 1,65 persen atau Rp190, menjadi Rp11.340 per kg.
Ikan dan Bawang: Kenaikan Terkendali
Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung mengalami kenaikan yang cukup signifikan, sebesar 3,50 persen atau Rp1.300, menjadi Rp38.440 per kg. Di sisi lain, harga ikan tongkol dan ikan bandeng justru mengalami penurunan, masing-masing turun 1,08 persen atau Rp340 (ikan tongkol menjadi Rp31.000 per kg) dan 5,15 persen atau Rp1.740 (ikan bandeng menjadi Rp32.020 per kg). Harga bawang merah dan bawang putih bonggol juga tercatat naik, masing-masing sebesar 0,56 persen dan 0,02 persen.
Secara keseluruhan, meskipun beberapa harga pangan mengalami penurunan, seperti harga minyak goreng curah, tepung terigu, dan kedelai, beberapa komoditas lainnya tetap mencatatkan tren kenaikan, terutama pada harga telur ayam dan daging sapi. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau pergerakan harga ini untuk memastikan stabilitas pangan di pasar.






