Fluktuasi Harga Komoditas Pangan Beras dan Bawang Merah Naik

JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan pada Selasa, 29 Oktober 2024. Beberapa harga komoditas mengalami kenaikan, sedangkan sebagian lainnya mengalami penurunan. Perubahan harga ini tercatat berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 09.00 WIB.

Pergerakan Harga Beras

Harga beras premium di tingkat pedagang eceran naik sebesar 0,52 persen atau Rp80, menjadi Rp15.540 per kilogram (kg). Di sisi lain, beras medium tetap stabil di angka Rp13.530 per kg. Untuk beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog, terjadi penurunan harga 0,16 persen atau Rp20, menjadi Rp12.550 per kg.

Bacaan Lainnya

Harga Bawang dan Cabai

Bawang merah mengalami kenaikan 1,61 persen atau Rp490, sehingga harga kini menjadi Rp30.940 per kg. Bawang putih bonggol juga naik 0,88 persen atau Rp350, dengan harga mencapai Rp40.350 per kg.

Sementara itu, harga cabai merah keriting turun 2,17 persen atau Rp650, menjadi Rp29.360 per kg. Cabai rawit merah turut mengalami penurunan sebesar 2,01 persen atau Rp850, menjadi Rp41.510 per kg.

Baca Juga  Dirut Bulog Beras Bantuan dan SPHP Nggak Ada Beras Rusak

Perubahan Harga Daging dan Telur

Harga daging sapi murni mengalami sedikit penurunan sebesar 0,19 persen atau Rp260, menjadi Rp134.400 per kg. Daging ayam ras juga turun 0,55 persen atau Rp200, menjadi Rp36.350 per kg. Berbeda dengan komoditas daging, telur ayam ras mengalami kenaikan 1,72 persen atau Rp490, dengan harga baru Rp29.050 per kg.

Harga Kedelai, Gula, dan Minyak Goreng

Kedelai biji kering impor turun 1,03 persen atau Rp110, menjadi Rp10.560 per kg. Gula konsumsi justru naik 0,39 persen atau Rp70, menjadi Rp18.020 per kg.

Minyak goreng kemasan sederhana mengalami kenaikan 0,82 persen atau Rp150, menjadi Rp18.350 per kg, sementara minyak goreng curah turun 0,72 persen atau Rp120, menjadi Rp16.480 per kg.

Harga Tepung, Jagung, dan Garam

Tepung terigu curah mengalami penurunan 1,78 persen atau Rp180, menjadi Rp9.960 per kg. Tepung terigu non-curah juga turun 0,99 persen atau Rp130, sehingga harganya menjadi Rp12.980 per kg. Jagung di tingkat peternak mengalami kenaikan signifikan 3,85 persen atau Rp230, dengan harga mencapai Rp6.200 per kg. Di sisi lain, garam halus beryodium turun 0,78 persen atau Rp90, menjadi Rp11.460 per kg.

Baca Juga  Harga Pangan Nasional Hari Ini Cabai Masih Tinggi, Telur Ayam Sama

Harga Ikan Segar

Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung naik 3,69 persen atau Rp1.380, menjadi Rp38.790 per kg. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan 1,59 persen atau Rp500, sehingga harganya mencapai Rp31.850 per kg. Namun, ikan bandeng justru turun 1,14 persen atau Rp380, menjadi Rp32.850 per kg.

Secara keseluruhan, harga komoditas pangan pada 29 Oktober 2024 menunjukkan variasi antara kenaikan dan penurunan. Konsumen diharapkan untuk memantau perkembangan harga agar dapat mengatur kebutuhan dengan lebih bijak. Fluktuasi ini juga menjadi indikator bagi pemerintah untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan harga tetap terkendali.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait