JurnalLugas.Com – Pada Senin pagi, 13 Januari 2025, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan harga pangan secara umum. Salah satu komoditas yang mengalami penurunan adalah cabai rawit merah, yang dijual seharga Rp72.690 per kilogram (kg). Data ini diperoleh dari Panel Harga Bapanas yang dirilis pada pukul 09.50 WIB. Berikut adalah perkembangan harga berbagai komoditas pangan yang terpantau pada hari tersebut.
Penurunan Harga Beras dan Komoditas Bawang
Secara keseluruhan, harga beras premium tercatat turun sebesar 0,32 persen atau Rp50, menjadi Rp15.470 per kg. Sementara itu, beras medium turun lebih signifikan, yakni sebesar 1,25 persen atau Rp170, menjadi Rp13.410 per kg. Beras yang masuk dalam kategori stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga mengalami penurunan 1,04 persen atau Rp130, dengan harga baru sebesar Rp12.380 per kg.
Pada komoditas bawang, bawang merah mengalami penurunan harga sebesar 2,80 persen atau Rp1.110, menjadi Rp38.570 per kg. Begitu pula dengan bawang putih bonggol yang turun 1,97 persen atau Rp840, menjadi Rp41.760 per kg.
Harga Cabai, Daging, dan Telur
Cabai merah keriting mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni 5,42 persen atau Rp2.720, menjadi Rp47.440 per kg. Sementara itu, cabai rawit merah turun sebesar 2,04 persen atau Rp1.510, menjadi Rp72.690 per kg.
Daging sapi murni, meskipun sebagian besar harga pangan mengalami penurunan, justru mengalami kenaikan sebesar 0,81 persen atau Rp1.100, sehingga harga daging sapi menjadi Rp136.200 per kg. Berbeda dengan daging ayam ras yang turun 3,26 persen atau Rp1.220, menjadi Rp36.160 per kg. Telur ayam ras juga mengalami penurunan 3,08 persen atau Rp930, menjadi Rp29.300 per kg.
Perubahan Harga Komoditas Lainnya
Komoditas kedelai biji kering impor tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 0,86 persen atau Rp90, menjadi Rp10.540 per kg. Sedangkan gula konsumsi turun sebesar 0,50 persen atau Rp90, menjadi Rp17.920 per kg.
Minyak goreng kemasan sederhana mengalami penurunan harga sebesar 0,41 persen atau Rp80, menjadi Rp19.230 per kg. Minyak goreng curah juga turun 1,65 persen atau Rp290, menjadi Rp17.250 per kg. Begitu pula dengan harga tepung terigu curah yang turun 1,62 persen atau Rp160, menjadi Rp9.690 per kg, dan terigu non curah yang turun sebesar 2,67 persen atau Rp340, menjadi Rp12.410 per kg.
Perubahan Harga Ikan dan Komoditas Lain
Harga jagung di tingkat peternak tercatat turun 0,63 persen atau Rp40, menjadi Rp6.340 per kg. Garam halus beryodium juga turun sebesar 2,85 persen atau Rp320, menjadi Rp10.890 per kg.
Sementara itu, harga ikan kembung tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 4,93 persen atau Rp1.970, menjadi Rp41.900 per kg. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan harga 2,22 persen atau Rp710, menjadi Rp32.740 per kg. Sementara ikan bandeng tercatat turun 0,62 persen atau Rp200, menjadi Rp32.170 per kg.
Fluktuasi harga pangan yang tercatat oleh Bapanas pada 13 Januari 2025 menunjukkan dinamika yang beragam pada berbagai komoditas. Beberapa harga pangan mengalami penurunan, sedangkan komoditas lainnya seperti daging sapi dan ikan kembung menunjukkan kecenderungan harga yang lebih tinggi. Masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan harga pangan secara berkala agar dapat menyesuaikan anggaran belanja kebutuhan pokok.
Untuk informasi lebih lanjut terkait perkembangan harga pangan di Indonesia, kunjungi JurnalLugas.Com.






