Jokowi Blusukan ke Pasar Notoharjo Solo Bersama Respati Ardi dan Astrid Widayani

JurnalLugas.Com – Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali melakukan kunjungan tak terduga atau blusukan ke Pasar Notoharjo, Solo, yang menjadi bagian dari pembangunan penting yang dilakukan olehnya saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Kunjungan ini dilaksanakan pada Kamis, 14 November 2024, di mana Jokowi tampak memeriksa kondisi terkini pasar tersebut dan merespons berbagai keluhan yang disampaikan oleh para pedagang di sana.

“Saya mau melihat kondisinya seperti apa,” ungkap Jokowi saat dimintai komentar di Solo, Jawa Tengah. Namun, ketika ditanya tentang saran atau masukan bagi pemimpin Solo saat ini, ia memilih untuk tidak memberikan tanggapan. “Nggak ada, nggak ada. Lain waktu saja,” katanya, dengan nada santai.

Bacaan Lainnya

Dampak Pandemi dan Tantangan Ekonomi Pedagang Pasar

Dalam kunjungannya, Jokowi mendengarkan langsung keluhan dari pedagang terkait kondisi pasar pasca-pandemi COVID-19. Menurut para pedagang, omzet penjualan belum kembali stabil seperti sebelum pandemi.

Baca Juga  Ragil Jokowi Kaesang Pangarep akan Berduet dengan Keponakan Prabowo Subianto Budisatrio Djiwandono di Pilgub DKI Jakarta

Hal ini turut disampaikan oleh Jokowi yang mengakui bahwa secara umum, perekonomian Indonesia masih dalam fase pemulihan dan belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi. “Omzet turun setelah COVID, saya kira semua mengalami yang sama,” ucapnya, sambil menambahkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lainnya.

Blusukan Jokowi kali ini terasa lebih istimewa karena ditemani pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut 02, Respati Ardi dan Astrid Widayani. Momen ini dimanfaatkan Jokowi untuk mengajak pasangan tersebut bernostalgia tentang berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surakarta dulu, termasuk mempromosikan pasar melalui berbagai acara agar dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Respati menceritakan pengalaman tersebut kepada media. “Kami berdua diajak nostalgia, ini sejarah. Pak Jokowi sering ke sini, dari dulu sampai sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Jokowi pernah berbagi cerita tentang bagaimana pasar ini dikelola dengan mengadakan acara-acara khusus, salah satunya acara motor yang relevan dengan produk-produk seperti onderdil motor yang dijual di sana.

Selain itu, Astrid mengungkapkan bahwa Jokowi juga menceritakan pengalaman pemindahan Pasar Notoharjo dari kawasan Banjarsari pada saat ia menjabat sebagai Wali Kota.

Baca Juga  Projo Siap Jadi Partai Politik Jokowi Masih Jadi Kunci Utama

Keputusan tersebut, menurut para pedagang, justru membawa berkah karena pendapatan mereka meningkat setelah relokasi. “Bahkan tadi para pedagang juga berterima kasih karena setelah pindah ke sini pendapatannya jauh lebih banyak,” ujar Astrid, mengutip percakapan dengan pedagang.

Kunjungan Jokowi ke Pasar Notoharjo Solo kali ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga momen untuk mendengar aspirasi pedagang terkait tantangan ekonomi yang masih dihadapi. Selain itu, kehadirannya mengingatkan masyarakat tentang berbagai program yang pernah dilakukan untuk memajukan pasar ini.

Dengan mengangkat isu-isu seperti penurunan omzet dan pentingnya strategi pemasaran, Jokowi menunjukkan dukungannya kepada pedagang pasar yang masih berjuang memulihkan ekonomi pasca-pandemi.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait