PT Sarana Multi Infrastruktur Indonesia Setor Pajak dan Dividen Triliunan ke Negara

JurnalLugas.Com – PT Sarana Multi Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT SMI telah memberikan kontribusi signifikan kepada negara dengan menyetorkan dana sebesar Rp8,1 triliun hingga September 2024. Setoran tersebut terdiri atas pajak sebesar Rp4,44 triliun dan dividen sebesar Rp3,66 triliun.

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menyampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI pada 19 November 2024 bahwa kontribusi ini mencerminkan peran PT SMI sebagai institusi pendukung pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

Kinerja Keuangan yang Solid

PT SMI menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2024. Hingga September, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp115,6 triliun, dengan aset pembiayaan sebesar Rp93 triliun. Ekuitas perusahaan juga mencapai Rp43,5 triliun.

Laba bersih perseroan mencapai Rp1,8 triliun, dengan rasio kredit macet (Non-Performing Loan/NPL) yang tetap rendah di angka 0,43 persen. Dari sisi efisiensi, rasio biaya (Cost Efficiency Ratio/CER) berada di tingkat 20,84 persen, sementara tingkat pinjaman tetap rendah di angka 1,75 persen.

Baca Juga  Maybank Indonesia Rombak Jajaran Pimpinan, Tebar Dividen Rp580 Miliar, Fokus ROAR30

Dukungan pada Proyek Infrastruktur Nasional

PT SMI memainkan peran penting sebagai katalis pembangunan infrastruktur. Hingga September 2024, perusahaan telah mendukung pembiayaan proyek infrastruktur senilai Rp1.090 triliun. Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp30 triliun memberikan multiplier effect hingga 35,71 kali.

Proyek yang dibiayai tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan pulau besar lainnya. Sektor yang menjadi fokus pembiayaan meliputi jalan (termasuk jalan tol), ketenagalistrikan, transportasi, air minum, dan telekomunikasi.

Dari total pembiayaan tersebut, kontribusi badan usaha mencapai 56 persen, pemerintah daerah 26 persen, dan pembiayaan syariah 10 persen. Hasilnya, PT SMI berhasil mendukung pasokan energi sebesar 7,7 GW yang mencakup kebutuhan 5,9 juta rumah tangga, pembangunan bandara, pelabuhan, serta infrastruktur transportasi seperti rel dan gerbong kereta.

Dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional

PT SMI telah mendukung 111 proyek strategis nasional (PSN) dan/atau proyek dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan nilai komitmen sebesar Rp110,7 triliun dari total nilai proyek Rp691,8 triliun.

Baca Juga  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan PBB 2024 ke Belakang

Pembiayaan Publik dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Selain mendukung infrastruktur, PT SMI juga aktif dalam pembiayaan publik dengan total hingga September 2024 mencapai Rp38,98 triliun. Angka ini meliputi Rp35,27 triliun untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada periode pandemi COVID-19 tahun 2020-2021 dan Rp3,7 triliun untuk pembiayaan reguler daerah di sektor rumah sakit, jalan, dan pasar.

PT SMI terus menunjukkan peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional sekaligus memberikan kontribusi finansial signifikan kepada negara. Dengan kinerja keuangan yang solid dan fokus pada proyek strategis, PT SMI membuktikan dirinya sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait